Keluarga Mahasiswa Politeknik Negeri Madiun Bagikan Takjil di Beberapa Titik Kota Madiun

Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1442 H pada hari ke-26, Keluarga Mahasiswa Politeknik Negeri Madiun (KM-PNM) mengadakan pembagian takjil gratis pada hari Sabtu, (08/05/2021) di Kota Madiun. Pembagian takjil dilaksanakan di beberapa titik di Kota Madiun yaitu depan Pasar Besar Madiun, Pasar Seleko, Pasar Kojo, Stasiun Madiun, Terminal Madiun, Pasar Njoyo, SMAN 1 Madiun, PLN, dan juga on the road.  Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB sampai menjelang waktu berbuka puasa dan diakhiri dengan salat Magrib berjamaah.

Lebih lanjut, kegiatan tersebut dilakukan dengan membagikan takjil untuk berbuka puasa berupa makanan yaitu nasi yang diberikan kepada fakir miskin yang memang membutuhkan dan pembagian takjil berupa makanan ringan untuk pengguna jalan, tukang becak, tukang parkir, dan para ojol (ojek online).

Acara ini diikuti oleh  62 mahasiswa/i perwakilan dari setiap Ormawa KM-PNM dan juga 27 mahasiswa/i dari anggota BEM KM-PNM yang kemudian menyebar ke berbagai titik Kota Madiun sesuai pembagian.

Aksi para mahasiswa/i Politeknik Negeri Madiun dalam membagikan paket takjil mengundang perhatian pengendara yang melintas. Bahkan warga sekitar yang menyaksikan kegiatan itu berkerumun di sisi jalan.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan semacam ini. Semoga bermanfaat untuk yang membutuhkan dan untuk yang telah berbagi semoga diberikan balasan berlipat ganda dari Allah Swt.,” tutur Bapak Fajar Subkhan S.T., M.T., selaku Direktur Politeknik Negeri Madiun.

Kegiatan Bagi Takjil ini dilakukan dengan tertib dan sesuai dengan protokol kesehatan agar penerima dan penyalur takjil bisa tetap sehat di era pandemi. Kegiatan dapat berlangsung karena sudah mendapat persetujuan dari pihak kampus dan juga dari seluruh Ormawa KM-PNM dengan beberapa kali mengadakan rapat untuk membahas kegiatan ini. Tidak hanya itu, dari pihak kampus sendiri juga ikut memfasilitasi tempat untuk briefing dan memberikan masker gratis untuk juga dibagikan bersama takjil. Kegiatan Bagi Takjil ini diharapkan dapat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan dan menjadi ladang amal bagi mereka yang memberikan donasi.

 

Penulis : Febrian Akbara R.

Editor: Rifa’i

Politeknik Negeri Madiun Sambut Direktur Baru

1620216746754

Bertempat di Gedung C Jurusan Teknik Politeknik Negeri Madiun Kampus 2, Pemilihan Direktur Politeknik Negeri Madiun Periode 2021/2025 akhirnya rampung digelar pada Rabu, 5 Mei 2021. Acara ini merupakan acara rutin yang digelar oleh Politeknik Negeri Madiun (PNM) lima tahun sekali. Acara pemilihan tersebut berlangsung secara tertutup dan hanya dihadiri oleh delapan belas anggota senat dan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D.. Acara pemilihan dimulai pada pukul 12.30 WIB hingga 14.00 WIB. Menurut Alief Sutantohadi, S.S., M.Hum., Humas sekaligus anggota Senat PNM, pemilihan direktur kali ini berjalan lancar meskipun dalam keadaan pandemi.

Lebih lanjut, sebelum kegiatan ini digelar, setidaknya ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Tahapan tersebut dimulai dengan publikasi pada bulan Desember 2020 dilanjut dengan pendaftaran, perpanjangan pendaftaran, seleksi administrasi dan verifikasi, pengumuman nama calon direktur, pemaparan visi-misi dan program kerja para calon direktur, penyaringan calon direktur dalam sidang senat, pengumuman calon direktur, pemilihan direktur oleh senat dan menteri, dan pengangkatan direktur baru. Seluruh rangkaian tersebut memakan waktu kurang lebih enam bulan jika mengacu pada jadwal yang telah ditetapkan oleh Senat PNM.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia juga ikut terlibat dalam keseluruhan proses Pemilihan Direktur PNM yang diselenggarakan tahun ini. Selain menyumbangkan suara dalam pemilihan, para panitia pemilihan direktur PNM periode 2021/2025 juga berkonsultasi dengan kementerian terkait demi kelancaran acara ini.

Ada setidaknya tiga kandidat yang diusulkan pada acara ini. Hasilnya, Fajar Subkhan S.T., M.T., terpilih menjadi Direktur Baru Politeknik Negeri Madiun periode 2021/2025. Bapak Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D., berharap dengan terpilihnya Direktur PNM yang baru dapat menjadikan PNM sebagai perguruan tinggi vokasi yang dapat membentuk calon pemimpin baru masa depan yang lebih hebat, kreatif, dan penuh dengan ide-ide positif. Hal ini juga sejalan dengan harapan M. Fajar Subkhan, S.T., M.T., untuk meneruskan pembangunan PNM dengan semangat gotong-royong dari berbagai pihak, mengingat periode ini merupakan kali kedua baginya tepilih menjadi Direktur Politeknik Negeri Madiun sekaligus menjalankan roda kepemimpinan PNM.

 

Penulis: Dany S.A. dan Fifiana A.T.

Editor: Rifa’i

 

Hal Apa yang Dianjurkan, Boleh Dilakukan, dan tidak Boleh Dilakukan saat Puasa?

puasa2

Hal Apa yang Dianjurkan, Boleh Dilakukan, dan tidak Boleh Dilakukan saat Puasa?

Seperti diketahui bersama, berpuasa di bulan Ramadan bagi umat Islam adalah sebuah kewajiban. Hal ini diatur di dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 183. Dalam ayat tersebut disebutkan bahwa diwajibkan bagi umat Islam berpuasa sebagaimana diwajibkan atas umat sebelumnya agar mencapai ketakwaan.

Puasa yang merupakan Rukun Islam ketiga adalah kegiatan mengendalikan hawa nafsu dan berserah diri kepada Allah Swt. Puasa menjadi wajib bagi setiap umat yang telah mencapai masa pubertas dan tidak dalam kondisi sakit atau bepergian jauh.

Berpuasa di bulan Ramadan memiliki sejumlah aturan. Namun sayangnya, banyak masyarakat yang belum sepenuhnya mengetahui apa saja hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat berpuasa Ramadan.

Berikut adalah hal-hal baik yang dianjurkan ketika berpuasa Ramadan.

  1. Sahur dan niat

Sahur dan niat adalah kegiatan untuk mengawali puasa. Niat wajib hukumnya bagi yang hendak berpuasa, tetapi sahur adalah anjuran. Seperti diketahui, sahur berfungsi untuk memberikan tubuh asupan makanan sehingga kuat menahan diri untuk tidak makan dan minum hingga magrib. Namun, dalam sebuah riwayat tidak dipermasalahkan apabila terlupa sahur selama tidak menzalimi diri sendiri.

  1. Tidak menunda waktu berbuka

Dalam sebuah riwayat hadis, Nabi Muhammad saw. menyerukan umatnya untuk segera berbuka bila telah waktunya.

  1. Sering Beribadah

Amalan bulan Ramadan yang dapat dilakukan saat berpuasa di antaranya membaca Al-Qur’an, melakukan salat wajib dan salat-salat sunah seperti tarawih, berdzikir, dan lain-lain.

  1. Memperbanyak sedekah

Salah satu amalan bulan Ramadan yang dapat dilakukan adalah memperbanyak sedekah misalnya saling berbagi dengan orang yang membutuhkan, berbagi takjil, menyantuni dan memberikan bantuan ke panti asuhan baik berupa makanan, uang tunai, ataupun barang lainnya.

  1. Menjauhkan diri dari perilaku negatif

Perbuatan negatif saat sedang berpuasa dapat menyebabkan berkurangnya pahala yang kita dapat. Beberapa perilaku yang perlu dihindari di antaranya mudah marah, berbicara kotor, berkelahi, membuat keributan, menyalakan petasan, dan lain-lain.

Berikut adalah hal-hal yang boleh dilakukan ketika berpuasa Ramadan :

  1. Tidak sengaja makan dan minum

Bagi orang yang berpuasa, makan dan minum secara tidak sengaja tidak membatalkan puasa. Namun, makan dan minum secara sengaja atau pura-pura melakukan dengan tidak sengaja tentu membatalkan puasa.

  1. Mandi di siang hari

Mandi siang bukanlah pantangan ketika berpuasa. Setiap orang yang berpuasa diizinkan untuk melakukan hal ini.

  1. Mencicipi makanan

Mencicipi makanan saat menyiapkan sajian berbuka tidak membatalkan puasa. Namun, hal ini harus dipastikan bahwa makanan tersebut hanya terasa di lidah dan bukan dicerna oleh tubuh.

  1. Mencium dan merangkul pasangan bagi suami atau istri

Kendati hubungan seksual haram dilakukan selama berpuasa, mencium dan merangkul pasangan bagi suami atau istri tidak otomatis membatalkan puasa. Namun, perlu diingat dua kegiatan tersebut boleh dilakukan selama tidak dengan nafsu seksual.

  1. Suntik dan mengambil darah

Suntikan dengan tujuan medis tidak membatalkan puasa. Seseorang yang menyatakan masih mampu berpuasa dengan kondisinya dapat melanjutkan puasanya. Sedangkan pengambilan darah dapat digunakan sebagai diagnostik sehingga tidak membatalkan puasa. Namun, bila darah yang diambil cukup banyak dan membuat lemas, maka boleh membatalkan puasa.

Berikut adalah hal yang tidak boleh atau tidak dianjurkan dilakukan saat berpuasa Ramadan:

  1. Berhubungan seksual

Hubungan seksual suami istri menjadi haram saat sedang menjalani puasa. Puasa yang batal akibat hubungan seksual suami istri wajib diganti dengan enam hari berpuasa di waktu selain Ramadan. Apabila tidak mampu, masing-masing yang melanggar harus memberi makan 60 orang miskin.

  1. Lupa mandi wajib

Bila seseorang lupa melakukan mandi wajib usai hubungan seksual, maka dia dalam keadaan tidak suci. Mandi wajib boleh dilakukan setelah selesai makan sahur atau pagi hari bila terlewat waktu sahur.

  1. Merokok pada saat berpuasa

Pada saat berpuasa, sebaiknya hindari merokok. Hal ini karena merokok bisa membuat puasa menjadi batal. Saat puasa, sebaiknya tidak memasukkan apa pun ke dalam mulut, sedangkan merokok dilakukan dengan memasukkan rokok ke dalam mulut dan dihirup. Selain itu, merokok juga kurang baik untuk kesehatan tubuh dan bisa mengganggu sistem pernapasan seseorang.

  1. Muntah dengan sengaja

Banyak yang mengatakan bahwa muntah tidak membatalkan puasa. Namun, hal tersebut hanya berlaku untuk muntah yang tidak disengaja. Jika seseorang muntah dengan sengaja, misalnya dengan cara memasukkan jari atau sesuatu ke tenggorokan sehingga muncul perasaan ingin muntah, maka itu akan membatalkan puasa dan harus menggantinya di lain hari.

  1. Makan dan minum sembarangan

Agar puasa berjalan lancar, kita perlu memperhatikan makanan dan minuman yang akan kita konsumsi. Alangkah baiknya untuk menghindari makanan yang berlemak tinggi, makanan yang mengandung gas, dan minuman dingin.

  1. Tidur seharian

Selain melewatkan waktu beribadah, kebiasaan buruk saat puasa ini juga menyebabkan tubuh menjadi lelah. Saat tidur, tubuh akan menguras kalori dalam tubuh. Tidur terlalu lama dapat menyebabkan badan tidak fit saat bangun tidur.

 

Penulis: Syafa Ayudya dan Happy Fajar

Editor: Rima Maulidya

Puasa, Ibadah yang Menyehatkan Tubuh

Puasa menjadi salah satu ibadah yang harus dilaksanakan oleh semua umat Islam selama bulan Ramadan. Ketika berpuasa, otomatis tubuh kita tidak menerima asupan makanan atau minuman seperti biasanya. Namun, faktanya tubuh kita memerlukan waktu setidaknya delapan jam untuk menyerap nutrisi dari makanan yang terakhir kali dimakan. Hal ini berarti tubuh mampu berpuasa apabila diberi asupan terlebih dahulu. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk makan makanan yang bergizi sebelum berpuasa.

Secara psikis, puasa dapat menanggulangi stres dan depresi untuk beberapa orang. Hal ini karena mereka belajar untuk mengendalikan diri. Selain itu, setelah beberapa hari berpuasa, tubuh akan mengalami peningkatan endorfin dalam darah yang memberikan perasaan sehat secara mental.

Beberapa manfaat lain berpuasa untuk kesehatan, di antaranya:

  1. Membantu memperbaiki kondisi medis

Berpuasa dengan diimbangi pola makan yang sehat bisa membantu memperbaiki kondisi radang sendi, radang usus besar, dan penyakit kulit, seperti eksim dan psoriasis.

  1. Menyehatkan jantung

Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang berpuasa sebulan sekali memiliki risiko 58% lebih rendah terkena penyakit jantung dibandingkan mereka yang tidak berpuasa.

  1. Mengurangi risiko kanker

Fakta lainnya, selama berpuasa laju pembelahan sel dalam tubuh akan berkurang seiring dengan faktor pertumbuhan yang menurun akibat terbatasnya asupan. Walaupun masih perlu diteliti lebih lanjut, berkurangnya pembelahan sel ternyata mampu mengurangi risiko kanker.

  1. Mengontrol gula darah

Sejumlah studi menyebutkan bahwa puasa dapat mengontrol gula darah. Oleh karena itu, puasa juga berguna untuk orang yang berisiko diabetes.

Itu tadi adalah beberapa manfaat berpuasa untuk kesehatan. Lalu, bagaimana cara agar tubuh tetap sehat selama berpuasa? Berikut ini adalah beberapa tips agar tubuh tetap sehat dan bugar selama berpuasa:

  1. Makan dengan porsi normal

Menurut dr. Magdi Mohamed dari RS Burjeel Abu Dhabi, makan berlebihan ketika berpuasa akan menyebabkan kram pada perut dan dapat menyebabkan diare. Sebaiknya, kita berbuka dengan minum air putih dan makanan ringan terlebih dahulu. Lalu, setelah salat magrib baru dilanjut dengan makan makanan berat sesuai dengan porsinya.

  1. Batasi makanan manis

Sebaiknya jangan mengonsumsi makanan manis secara berlebihan saat puasa. Karena selain berdampak buruk bagi kesehatan, mengonsumsi makanan manis secara berlebihan dapat membuat tubuh lemas di siang hari.

  1. Perbanyak minum air putih

Dilansir dari Halodoc.com aturan minum saat kita berpuasa menggunakan aturan 2-2-4, yaitu 2 gelas air saat sahur, 2 gelas air saat berbuka, dan 4 gelas air di malam hari.

  1. Konsumsi buah dan sayuran

Buah dan sayuran umumnya mengandung serat yang tinggi, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Kandungan tersebut berguna untuk menjaga daya tahan tubuh dan mencegah penyakit sehingga kita bisa tetap sehat selama berpuasa. Ketika kita ingin mengonsumsi buah-buahan untuk menu berbuka, sebaiknya pilih buah yang mengandung air seperti pir, apel, dan anggur.

  1. Minum vitamin

Ketika menjalankan ibadah puasa, kita tak cukup makan sayur-sayuran, buah-buahan, dan minum air putih saja. Namun, sebaiknya diimbangi dengan mengonsumsi vitamin. Karena mengonsumsi vitamin dapat menjaga kekebalan tubuh agar tetap sehat selama berpuasa.

  1. Berolahraga

Untuk menjaga tubuh tetap sehat saat puasa, olahraga menjadi satu hal yang wajib dilakukan. Sebaiknya melakukan olahraga ringan saat puasa seperti yoga, pilates, barre, renang, atau bersepeda. Ada baiknya olahraga saat puasa dilakukan 30-90 menit sebelum berbuka puasa karena kita bisa langsung mengisi tenaga kembali dengan makan dan minum.

  1. Tidur yang cukup

Selain berguna untuk melancarkan ibadah selama puasa, tidur yang cukup ketika berpuasa juga  membawa beberapa manfaat penting untuk tubuh.  Manfaat tersebut di antaranya adalah meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi stres, memperbaiki suasana hati, dan membuat kita lebih mampu berkonsentrasi ketika berpuasa seharian.

Menjaga kesehatan tubuh selama puasa adalah hal yang penting untuk dilakukan. Supaya tubuh tetap sehat dan puasa kita berjalan dengan lancar. Semoga setelah membaca artikel ini kita bisa sama-sama lebih menyadari pentingnya menjaga kesehatan selama puasa.

 

Penulis : Azahra Wahyu

Editor  : Lintang Cahyani

 

 

Sumber :

Afifah, Mahardini Nur. 2020. 7 Manfaat Puasa bagi Kesehatan. https://health.kompas.com/read/2020/04/24/140200768/7-manfaat-puasa-bagi-kesehatan?page=all#page2. Diakses pada 13 April 2021.

Alodokter. 2018. Manfaat Puasa bagi Kesehatan. https://www.alodokter.com/manfaat-puasa-bagi-kesehatan. Diakses pada 15 April 2021.

CASHBAC. 2021. 7 Tips Sehat Menjalankan Ibadah Puasa!. https://cashbac.com/blog/7-tips-sehat-menjalankan-ibadah-puasa/. Diakses pada 16 April 2021.

Viva health. 2017. PUASA BAGUS UNTUK KESEHATAN. https://vivahealth.co.id/article/detail/13425/puasa-bagus-untuk-kesehatan. Diakses pada 15 April 2021.

 

Tim Hadrah Ikromul Anbiya’ Raih Juara Favorit Lomba Hadrah Tingkat Nasional

Feed

Tim Hadrah Ikromul Anbiya’ dari UKKI Politeknik Negeri Madiun telah mengikuti kegiatan Festival Lomba Hadrah Tingkat Nasional. Lomba ini diadakan dalam rangka memperingati Harlah Ke-5 Keluarga Mahasiswa Nahdatul Ulama (KMNU) Stikes Surya Global Yogyakarta.

Lomba Hadrah ini dilakukan secara virtual di mana para peserta lomba mengirimkan video penampilan mereka dan diunggah ke akun Youtube penyelenggara. Tim Ikromul Anbiya’ melakukan rekaman di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Madiun pada tanggal 18 Maret 2021 lalu dan tanpa disangka Tim Hadrah PNM menjadi juara favorit.

Dalam mengikuti Lomba Hadrah yang dilaksanakan oleh Stikes Surya Global Yogyakarta ini, Tim Hadrah Ikromul Anbiya’ beranggotakan sepuluh orang di antaranya ada yang berperan sebagai vokal utama, backing vokal 1 dan 3, terbang inti lanangan dan wedokan, terbang golong lanang dan wedok lalu yang terakhir berperan sebagai bass. Tim ini mengakui bahwa halangan yang sering terjadi ada pada waktu latihan karena tidak semua anggota tim berada dalam satu program studi yang sama sehingga anggota harus bisa membagi waktu antara latihan dan kuliah.

Rizky Ardiansyah, salah seorang anggota dari Tim Hadrah Ikromul Anbiya’ menuturkan bahwa alasan terbesar mereka mengikuti kegiatan ini adalah untuk melaksanakan syiar dan juga sebagai tempat untuk menyalurkan hobi. Rizky juga menjelaskan persiapan yang dilakukan dalam mengikuti lomba hadrah ini adalah dengan melakukan latihan yang intensif sebelum rekaman dan tidak lupa juga mempersiapkan peralatannya. “Yang jelas latihan secara intensif sebelum rekaman dan sebelum rekaman kami menyiapkan sound system untuk keperluan audio,” ujar Rizky.

Tim Hadrah Ikromul Anbiya’ juga berterima kasih kepada orang-orang yang telah mendukung dan memberi semangat kepada mereka termasuk pembina dan kedua bapak ibu dosen. Tak lupa juga Rizky berharap dengan ikut sertanya Tim Hadrah dari PNM, para mahasiswa bisa lebih mencintai selawat dan semoga bisa mendapat syafaat dari Nabi Muhammad SAW. Selamat sekali lagi kepada Tim Hadrah Ikromul Anbiya’ UKKI PNM, semoga prestasi membanggakan yang kalian dapatkan bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa Politeknik Negeri Madiun yang lain.

Penulis : Azahra
Editor: Mutji

Persiapan Menyambut Ramadhan

Tadarus

Menjelang Ramadan 2021 di tengah pandemi Covid-19, kita sebaiknya mengetahui bagaimana puasa dapat memengaruhi tubuh. Selama tiga belas jam, kondisi tubuh akan kekurangan asupan makanan. Salah satu tips melakukan puasa saat pandemi yaitu dengan menstok buah-buahan atau sayur-sayuran untuk menunjang asupan gizi tubuh dan tetap berdiam diri di rumah.

Bulan yang penuh kemenangan ini sudah sepatutnya kita pergunakan untuk berlomba-lomba dalam mengerjakan kebaikan. Kebaikan tersebut mulai dari menjalankan ibadah puasa satu bulan penuh maupun menjalankan ibadah sunah lainnya. Salah satu ibadah yang bisa kita lakukan saat bulan Ramadan dan hari biasa adalah tadarus Al-Qur’an atau membaca Al-Qur’an.

Selain itu, ada momen yang bisa dimanfaatkan selama bulan Ramadan, yaitu menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta. Namun, ada sebagian orang yang sulit untuk mewujudkannya. Hal tersebut terjadi karena kesibukan yang sangat menyita waktu atau keluarga yang sedang merantau. Sayang sekali, padahal momen ini adalah momen di mana keluarga bisa berkumpul, mengobrol satu sama lain, bermain, serta bercengkerama dengan hangat dan damainya. Lewat waktu ini, setiap anggota keluarga dapat membangun hubungan yang lebih dekat dan saling berbagi kebahagiaan. Apa pun yang terjadi keluarga yang baik akan selalu ada untukmu. Jadi, sayangilah keluargamu dan luangkan sedikit waktumu untuk mereka.

Penulis: Dyah Ayu
Editor: Rifa’i

Sidang Istimewa Politeknik Negeri Madiun

 

Screenshot (60)

Screenshot (42)

Sidang Istimewa (Sidis) adalah bentuk pengesahan, pembentukan, dan pembubaran baik Organisasi Mahasiswa (Ormawa) maupun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Pada hari Minggu, 21 Maret 2021 lalu, Dewan Perwakilan Mahasiswa-Keluarga Mahasiswa Politeknik Negeri Madiun (DPM-KM PNM) mengadakan acara Sidang Istimewa.

Sidang Istimewa (Sidis) bertujuan untuk mengesahkan Ormawa dan UKM di PNM sesuai dengan undang-undang KM-PNM yang berlaku.  Kali ini, organisai mahasiswa yang disahkan di antaranya adalah Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi (HIMKA), Himpunan Mahasiswa Program Studi Komputerisasi Akuntansi (HIMAKSI), dan UKM Taekwondo.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan setiap Ormawa dan UKM di PNM dengan konsep kegiatan berupa semi offline-online karena melihat kondisi yang masih pandemi. Untuk kegiatan  secara online acara dilaksanakan melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh perwakilan dari seluruh Ormawa dan UKM yang ada di PNM. Sementara untuk kegiatan offline dihadiri oleh perwakilan Ormawa dan UKM yang bersangkutan dan  beberapa panitia yang bertempat di Cafe Om Breng. Hal ini dikarenakan ada beberapa perlengkapan yang mengharuskan pelaksanaan acara secara offline.

Susunan persidangan berjalan seperti pada umumnya, yaitu penyerahan berkas persyaratan setiap perwakilan Ormawa/UKM untuk disahkan sebagai Ormawa/UKM PNM dan sumpah jabatan dari Presiden Mahasiswa (Presma) BEM dengan penandatangan berita acara setelah ikrar dilakukan. Hasilnya HIMKA, HIMAKSI , dan UKM Taekwondo disahkan sebagai Ormawa/UKM di PNM.

Azizah Yulia, selaku Ketua Pelaksana, mengatakan bahwa terdapat persiapan yang harus dilakukan serta kendala yang dihadapi pada sidang ini. “Untuk mempersiapkan sidang ini, pertama harus survei tempat, mendata perlengkapan selama sidang, dan mengoordinir setiap sie dalam menjalankan tugas sesuai tupoksinya,” ungkap Azizah. Namun, untungnya semua dapat diatasi dan acara berjalan dengan semestinya. Selain itu, Azizah juga berpesan supaya acara Sidis ini bisa dijadikan acuan untuk acara selanjutnya dan bisa berkontribusi lebih baik untuk DPM dengan menutupi kekurangan yang ada dengan kelebihan.

Semoga Ormawa dan UKM yang telah disahkan menjadi bagian dari PNM di acara Sidis nantinya dapat amanah dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas serta tercapai tujuan dari masing-masing organisasi.

 

Penulis : Ardelia Putri dan Azahra Wahyu

Editor  : Rima Maulidya P

VARIAN BARU CORONAVIRUS

Feed 1

Bentuk bencana non-alam salah satunya adalah wabah penyakit. Seperti yang kita ketahui saat ini dunia sedang dilanda wabah penyakit yaitu coronavirus. Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Virus ini menular melalui percikan dahak dari saluran pernapasan dan bisa menyerang semua kalangan usia. Virus ini dapat menyebabkan flu hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Berbagai upaya telah dilakukan, tetapi sampai sekarang virus ini masih terus menyebar dan bermutasi menjadi virus-virus jenis baru.

Salah satu di antara varian baru tersebut adalah virus Kent-B.1.1.7 yang pertama kali dikonfirmasi di Inggris. Adanya varian baru tersebut membuat masyarakat khawatir karena virus tersebut lebih mudah menular dengan membantu memasuki sel manusia. Jika seseorang menghirup udara yang mengandung partikel virus di dalamnya, partikel tersebut akan lebih mungkin menginfeksi beberapa sel di sinus atau hidung lalu masuk ke paru-paru. Lonjakan protein spike yang ada pada permukaan virus (berupa paku-paku di permukaan dan menjadi pintu masuk virus ke sel) membuat virus lebih mudah menempel di sel. Perubahan tersebut menjadi hal yang dikhawatirkan pada varian B.1.1.7 ini.

Perubahan ini pula yang membuat orang lebih mungkin terinfeksi saat terpapar virus corona SARS-CoV-2 dengan varian B.1.1.7. Namun, para ilmuwan yakin bahwa sistem kekebalan kita masih dapat menangani varian yang bermunculan saat ini, termasuk B.1.1.7. Mengutip dari perkataan Gregory Armstrong, pemimpin kantor deteksi molekuler lanjutan di CDC kepada CNN, bahwa penularan virus varian ini terjadi dengan cara yang sama persis dengan varian virus sebelumnya.

Dilihat dari cara penyebaran virus yang sama, maka tindakan pencegahan dalam mengurangi penyebaran varian ini pun sama seperti varian sebelumnya. Tetap galakkan dan lakukan 5M, yakni:

  1. Memakai masker.
  2. Menjaga jarak 1-2 meter.
  3. Mencuci tangan dengan sabun.
  4. Menghindari kerumunan atau keramaian.
  5. Mengurangi mobilitas.

Ketika merasakan gejala-gejala terpapar virus ini, langkah yang dapat diambil sebagai pertolongan dan penanggulangannya adalah:

  1. Hubungi penyedia layanan kesehatan atau hotline Covid-19 untuk mendapatkan informasi terkait tempat dan waktu untuk menjalani tes pemeriksaan.
  2. Taati prosedur yang ada guna pelacakan kontak untuk menghentikan penyebaran virus.
  3. Jika tes pemeriksaan tidak tersedia, tetaplah di rumah dan jangan lakukan kontak dengan orang lain dalam kurun waktu empat belas hari.
  4. Selama masa karantina, jangan pergi ke kantor, sekolah, atau tempat-tempat umum. Kemudian, mintalah seseorang mencukupi kebutuhan Anda.
  5. Terapkan jaga jarak minimal satu meter dari orang lain.
  6. Kenakan masker medis untuk melindungi orang lain, termasuk ketika Anda perlu meminta perawatan medis.
  7. Cuci tangan Anda secara rutin.
  8. Gunakan ruangan yang terpisah dari anggota keluarga lain.
  9. Pastikan ventilasi ruangan Anda selalu baik.
  10. Jika menggunakan kamar bersama orang lain, berilah jarak antar tempat tidur minimal satu meter.
  11. Amati diri Anda sendiri apakah ada gejala selama empat belas hari tersebut.
  12. Jika Anda mengalami salah satu tanda bahaya seperti sulit bernapas, sulit berbicara atau bergerak, bingung, atau merasakan nyeri di dada, segera hubungi penyedia layanan kesehatan.
  13. Tetaplah positif dengan terus berinteraksi dengan orang-orang terdekat melalui jaringan nirkabel seperti telepon atau internet, dan lakukan olahraga di rumah.

Sumber :

Alodokter.com. ”Virus Corona”. 12 Maret 2021. https://www.alodokter.com/virus-corona. Diakses pada 16 Maret 2021.

Kompas.com. “4 Varian Baru Virus Corona yang Mengkhawatirkan, Salah Satunya B.1.1.7”. 4 Maret 2021. https://www.kompas.com/sains/read/2021/03/04/103859023/4-varian-baru-virus-corona-yang-mengkhawatirkan-salah-satunya-b117?page=all. Diakses pada 16 Maret 2021.

Stoppneumonia. “Informasi Tentang Virus Corona (Novel Coronavirus)”. https://stoppneumonia.id/informasi-tentang-virus-corona-novel-coronavirus/. Diakses pada 16 Maret 2021.

Penulis: Marsyella dan Octavia

Editor: Aprilia

Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) UKM Pers G-Plasma

20210307_160648

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers G-Plasma mengadakan kegiatan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) bagi anggota baru yaitu angkatan 8 pada hari Minggu, (07/03/2021). Kegiatan PJTD ini merupakan program kerja Divisi Litbang UKM Pers G-Plasma yang rutin diadakan setiap tahunnya. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bekal bagi generasi baru dalam bidang jurnalistik.

Konsep kegiatan PJTD ini dilaksanakan secara full online, karena memang tidak adanya perlengkapan yang mengharuskan offline. Selain itu, PJTD tahun ini dikemas layaknya webinar di mana terdapat pamflet yang nantinya dapat dipublikasikan. Dalam kegiatan PJTD ada empat materi yang disampaikan oleh masing-masing pemateri yaitu, materi Fotografi Jurnalistik, Editing dan Reporter, Design dan Layout, serta Pengenalan Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia(PPMI) oleh Sekretaris Jenderal Dewan Kota (DK) Madiun.

Retno Dwi, selaku Ketua Pelaksana, mengatakan bahwa terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam mempersiapkan PJTD tahun ini. “ Waw, kendalanya banyak. Dari mulai bingung dalam mencari pemateri, bingung siapa sajakah yang harus diundang, hingga harus menggunakan proposal ke kampus atau tidak.” Ungkap Retno. Namun, semua kendala yang disampaikan oleh Ketua Pelaksana dapat diatasi oleh panitia dan kegiatan dapat berjalan dengan baik.

Hingga saat ini, panitia PJTD belum dibubarkan karena harus mengurus pembuatan sertifikat yang nantinya diberikan kepada pemateri dan peserta. Bagi peserta, sertifikat PJTD ini dapat digunakan sebagai syarat untuk mengikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut (PJTL). Selaku Ketua Pelaksana, Retno berharap agar ke depannya kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan good impact bagi penerimanya dan dapat dilaksanakan dengan baik agar tidak bentrok dengan kegiatan lainnya.

 

Penulis : Aldha Cahya dan Pinky Astri

Editor : Hanisa

Angin Puting Beliung

Angin puting Beliung

Salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia adalah angin puting beliung. Angin ini berputar dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam dan bergerak secara garis lurus dengan durasi 5-10 menit. Hal tersebut dapat menghancurkan apa saja yang dilewatinya. Jika kejadiannya berlangsung lama maka lintasannya akan membentuk jalur kerusakan. Angin ini terjadi saat musim pancaroba atau saat pergantian dari musim penghujan ke musim kemarau. Selain itu, angin ini lebih banyak terjadi di daerah dataran rendah dan sulit diprediksi kapan akan terjadi, sehingga masyarakat harus selalu waspada. Sebelum terjadi angin puting beliung, ada beberapa tanda yang harus kalian ketahui:

  1. Udara terasa panas dan gerah.
  2. Tampak ada pertumbuhan awan cumulus (awan putih bergerombol yang berlapis-lapis) di langit.
  3. Ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu-abu di antara awan tersebut.
  4. Awan tiba-tiba berubah warna dari putih menjadi hitam.
  5. Ranting pohon dan daun bergoyang cepat.

Durasi pembentukan awan hingga awan punah berlangsung paling lama sekitar satu jam. Jika angin yang bertiup terasa sangat dingin, kemungkinan besar akan disertai hujan. Sehingga masyarakat harus tetap waspada selama kejadian ini berlangsung. Ada beberapa hal yang harus dilakukan saat datangnya angin puting beliung, antara lain:

  1. Jika berada di dalam bangunan, maka yang harus Anda lakukan adalah segera menuju ke ruangan yang dianggap paling aman, seperti basement dan lantai yang paling bawah. Jauhilah sudut ruangan, jendela, pintu, dan dinding terluar bangunan. Semakin banyak sekat dinding antara diri Anda dengan dinding terluar gedung maka semakin aman. Selain itu, Anda dapat berlindung di bawah meja dan gunakan lengan Anda untuk melindungi kepala serta leher. Jangan pernah membuka jendela.
  2. Jika berada di dalam kendaran bermobil, segera hentikan dan tinggalkan kendaraan Anda. Kemudian cari tempat berlindung terdekat, seperti bangunan.
  3. Jika berada di luar ruangan dan jauh dari tempat perlindungan, maka yang harus Anda lakukan:
  • Tiarap di tempat yang serendah mungkin sambil tetap melindungi kepala dan leher dengan menggunakan lengan Anda.
  • Jangan berlindung di bawah jembatan, jalan layang, atau sejenisnya.
  • Jangan pernah melarikan diri dari angin puting beliung dengan menggunakan kendaraan bermobil bila di daerah yang berpenduduk padat atau memiliki bangunan yang Segera tinggalkan kendaraan Anda untuk mencari tempat perlindungan terdekat.
  • Hati-hati terhadap semua benda yang diterbangkan oleh angin puting beliung.

Dampak terjadinya angin puting beliung antara lain, rusaknya rumah dan infrastruktur daerah yang terkena angin, timbulnya korban jiwa manusia, rusaknya kebun-kebun warga, adanya kerugian material, banyaknya puing-puing dan sampah yang terbawa dan berserakan, serta terganggunya kegiatan ekonomi.

 

Penulis = Lintang Cahyani
Editor = Shindy Dwi Rahmawati.