AKUN PENIPUAN MENGATASNAMAKAN POLITEKNIK NEGERI MADIUN

Akun Penipuan

Di era digital seperti sekarang,  aksi penipuan online semakin sering terjadi. Berbagai platform media sosial terutama Instagram sering dijadikan media pemberian informasi palsu yang merugikan. Seperti pada awal Februari lalu, pihak kampus Politeknik Negeri Madiun (PNM) digemparkan dengan adanya akun palsu yang mengatasnamakan PNM.

Pihak kampus yang menerima laporan adanya akun Instagram dengan username @pnmmadiun_langsung menindaklanjuti dengan melakukan identifikasi akun. Setelah proses identifikasi, didapati bahwa akun dengan username tersebut adalah akun palsu dengan modus memperjualbelikan atribut PNM. Setelah dipastikan bahwa akun tersebut palsu, pihak kampus segera memberikan  pengumuman ke media sosial.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa KM PNM, Yudhistira Pancabakti mengungkapkan, “Kita dari BEM tahu dari teman-teman politeknik lain yang mengalami dan saling mengingatkan jangan sampai ada korban dan langkah pertama kita laporan ke pihak kampus tepatnya konfirmasi ke wakil direktur dan hasilnya bukan akun PNM.”

Saat ini, akun tersebut sudah tidak bisa ditemukan di Instagram, namun tidak menutup kemungkinan akan ada penipuan lain yang mengatasnamakan kampus  di media sosial. “Akun asli PNM hanya @pnmofficial bukan @pnmmadiun_” tegas Bapak Alief Sutantohadi selaku Humas PNM sekaligus dosen dari Politeknik Negeri Madiun.

Dari kejadian ini, mahasiswa dan semua keluarga PNM diharapkan dapat lebih berhati-hati dalam mempercayai oknum-oknum yang mengatasnamakan PNM. “Mahasiswa harus berhati-hati dan tetap waspada. Jangan sampai mempercayai akun-akun yang mengatasnamakan PNM, karena akun resmi hanya @pnmofficial,” nasihat Bapak Alif. Mahasiswa dari PNM juga sudah diberi peringatan untuk segera melapor ke pihak terkait apabila menerima modus penipuan dalam bentuk apa pun atas nama kampus agar bisa segera diselidiki.

 

 

Penulis            : Agatha Shintia

Editor              : Lintang Cahyani

 

Tips dalam Menghadapi Tanah Longsor

1

Tanah longsor merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di kawasan Indonesia. Bencana ini biasanya terjadi di daerah pegunungan, bukit, lereng yang curam, maupun tebing. Tak jarang tanah longsor juga terjadi di lahan pertanian dan perkebunan yang terletak di tanah miring. Kejadian tanah longsor ini seringkali memakan korban jiwa yang tak sedikit jumlahnya. Badan Penanggulangan Bencana sudah sering melakukan upaya penanggulangan tanah longsor. Namun, kita tidak tahu kapan bencana itu akan terjadi. Ada beberapa upaya penanggulangan tanah longsor, antara lain:

  1. Membuat pagar dari beton.
  2. Tidak menebang pohon di lereng.
  3. Tidak membangun rumah persis di bawah lereng atau tebing.
  4. Selalu waspada apabila turun hujan deras secara terus-menerus.
  5. Tidak mendirikan bangunan di tebing.
  6. Tidak membuat sawah di lereng.
  7. Tidak memotong tebing secara tegak.
  8. Tidak mendirikan bangunan di sekitar sungai.
  9. Memberikan penyuluhan terhadap masyarakat.

Tanah longsor sangat sulit diprediksi kapan akan terjadi. Namun, bencana ini akan terjadi ketika memasuki musim hujan. Ada beberapa faktor penyebab terjadinya tanah longsor, antara lain:

  1. Tingginya curah hujan.
  2. Erosi tanah.
  3. Lereng tebing yang terjal.
  4. Getaran
  5. Hutan yang gundul.
  6. Adanya lahan pertanian di lereng.

Sebab kedatangannya yang tidak bisa diprediksi, masyarakat harus memiliki bekal untuk menghadapi bencana ini. Berikut ciri-ciri akan terjadinya tanah longsor.

  1. Sehabis hujan, tampak ada retakan pada lereng.
  2. Kerikil berjatuhan, tebing terlihat kurang kokoh atau rapuh.
  3. Timbul mata air baru secara tiba-tiba.
  4. Genangan air saat musim hujan akan lenyap saat akan terjadi longsor.
  5. Pintu maupun jendela sukar terbuka.
  6. Pepohonan tampak miring.
  7. Halaman rumah atau dalam rumah mendadak ambles.

Hal yang dilakukan ketika terjadi tanah longsor.

  1. Bagi masyarakat yang tinggal di daerah lereng dan pegunungan, perlu waspada ketika musim hujan datang. Curah hujan yang tinggi bisa menjadi pemicu terjadinya bencana tanah longsor. Ketika terdengar suara gemuruh dari atas bukit, segeralah menjauh dari lokasi dan carilah tempat aman, sebab hal tersebut merupakan tanda akan terjadinya tanah longsor
  2. Jangan panik dan tetap tenang. Evakuasi keluarga anda ke tempat aman. Biasanya, bagi mereka yang tinggal di daerah rawan longsor sudah diberikan jalur evakuasi untuk menyelamatkan diri ketika terjadi tanah longsor.
  3. Hal penting lainnya adalah dengan menghubungi instansi terkait untuk bisa memberikan bantuan evakuasi sebelum terjadinya longsor yang semakin parah.

Hal yang harus dilakukan setelah terjadi tanah longsor:

  1. Hindari daerah longsoran, di mana longsor susulan dapat terjadi.
  2. Periksa korban luka dan korban yang terjebak longsor tanpa langsung memasuki daerah longsoran.
  3. Bantu arahkan Search And Rescue SAR ke lokasi longsor.
  4. Bantu tetangga yang memerlukan bantuan, khususnya anak-anak, orang tua, dan orang cacat.
  5. Dengarkan informasi keadaan terkini melalui siaran radio lokal atau televisi.
  6. Waspada akan adanya banjir atau aliran reruntuhan setelah longsor.
  7. Laporkan keruskan fasilitas umum yang terjadi kepada pihak yang berwenang.
  8. Periksa kerusakan fondasi rumah dan tanah di sekitar terjadinya longsor.
  9. Tanami kembali daerah bekas longsor atau daerah di sekitarnya. Hal menghindari erosi yang telah merusak lapisan atas tanah yang dapat menyebabkan banjir bandang.
  10. Mintalah nasihat pada ahlinya untuk mengevaluasi ancaman dan teknik untuk mengurangi risiko tanah longsor.

Begitulah upaya penanganan dan hal-hal yang dapat dilakukan saat terjadi bencana tanah longsor. Bahkan, Badan Penanggulangan Bencana mengimbau kepada masyarakat untuk menghubungi BPB setempat atau instansi-instansi terkait jika ada gejala-gejala bencana ataupun jika bencana datang di lingkungan sekitar. Hal ini bertujuan mempermudah penindaklanjutan oleh yang bersangkutan. Oleh sebab itu, diperlukan pengetahuan perihal kesiapan menghadapi bencana untuk meminimalisir berjatuhannya korban.

 

Penulis : Lia dan Zhara

Editor : Adinda

Pelantikan Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan dan UKM Politeknik Negeri Madiun

 Pelantikan Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan dan UKM
Politeknik Negeri Madiun

IMG-20210213-WA0002
Bertempat di T-KUO Madiun dan media Zoom, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM PNM menggelar acara Pelantikan dan Sumpah Jabatan Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) periode 2021/2022 pada Sabtu (13/02/2021). Acara ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap periode pergantian kepengurusan. Acara ini diadakan sebagai tanda pengesahan dan juga tanda sumpah bagi ketua himpunan mahasiswa jurusan dan juga UKM.
Sistem pelaksanaan acara periode ini sedikit berbeda dari periode sebelumnya. Selain on the spot yang bertempat di T-KUO Madiun, pihak BEM juga melakukan kegiatan secara online melalui platform Zoom. Pelaksanaan secara on the spot hanya dihadiri oleh empat belas orang dari pihak panitia dan perwakilan dari masing-masing HMJ dan UKM. Meskipun kehadiran on the spot acara sudah dibatasi, dari pihak BEM sendiri masih memberlakukan sistem kloter untuk proses pelantikan. Kloter pertama pada pukul 08.00 WIB, kloter kedua pukul 10.00 WIB, dan kloter ketiga pada pukul 12.00 WIB. Prosesi pelantikan dilaksanakan cukup sederhana dengan pembacaan sumpah dan penandatanganan berita acara untuk ketua HMJ dan juga UKM yang dilantik.
Yudhistira Pancabakti, selaku Presiden BEM-KM PNM, mengatakan bahwa acara ini dilaksanakan tanpa meminta izin kampus karena acara tidak terlalu besar. Namun, setelah acara selesai pihak penyelenggara akan mengirimkan berita acara sebagai bentuk pelaporan telah dilaksanakannya acara tersebut. Ia menyampaikan tidak ada kendala khusus dalam penyelenggaraan kegiatan ini karena persiapan yang matang. “Menurut saya ada rasa kecewa karena tidak bisa berlangsung seperti tahun kemarin yang dilaksanakan di auditorium dan dihadiri langsung oleh seluruh Ormawa secara bersamaan,” ungkap Yudhistira. Owner T-KUO pun ikut memberikan tanggapannya terkait pelaksanaan acara ini. Ia mengijinkan terlaksananya acara ini, namun yang terpenting adalah tetap mematuhi protokol kesehatan.
Penulis : Agatha
Editor : Aprilia R

Tips Darurat Menghadapi Banjir

WhatsApp Image 2021-02-05 at 16.14.56 (6)Pengetahuan tentang bencana yang kita miliki memegang peranan penting dalam proses penyelamatan diri. Semakin kita mengenali sebuah bencana dengan baik, semakin mudah bagi kita untuk melakukan langkah-langkah penyelamatan yang tepat. Kita tidak tahu kapan kita akan mengalami bencana tersebut. Akan tetapi, akan lebih baik apabila kita sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari.

Dengan adanya antisipasi sebelum terjadinya banjir, kita dapat mengurangi dampak kerugian yang ditimbulkan. Hal ini sangat penting terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir. Berikut ini adalah tips ketika banjir akan segera menggenang pemukiman:

  1. Dapatkan pengumuman resmi dari sumber yang dapat dipercaya tentang banjir di wilayah Anda sesegera mungkin.
  2. Pastikan mencatat nomor telepon poskomando (Posko) banjir untuk memperoleh informasi awal tentang bencana banjir di daerah A
  3. Dengarkan perkembangan situasi terkini dari radio, televisi, dan RT/RW lingkungan sekitar Anda. Selain itu, jangan mudah terpancing isu. Dengarkan informasi dari pemerintah atau aparat berwenang.
  4. Periksa dan bersihkan lubang saluran pembuangan air Anda. Pastikan tidak ada masalah.
  5. Jika daerah Anda dipastikan menjadi langganan banjir setiap tahunnya, Anda dan keluarga harus mengetahui jalur evakuasi dan tempat pengungsian. Kemudian, letakkan dokumen penting di tempat yang aman atau masukkan pada wadah yang kedap air agar tidak rusak.
  6. Pastikan bahwa Anda dan keluarga tahu benar di mana posko banjir terdekat dari rumah Anda.
  7. Buat perencanaan dengan keluarga terkait pelatihan evakuasi keluarga jika diperlukan. Hal ini dapat dilakukan sebagai tindakan pencegahan.
  8. Sediakan perlengkapan P3K dan alat-alat standar penyelamatan.
  9. Pastikan seluruh anggota keluarga Anda mengetahui langkah darurat jika banjir tiba.

Apabila semua langkah di atas telah dilaksanakan, maka langkah selanjutnya adalah melaksanakan hal-hal apa saja yang diperbolehkan maupun tidak diperbolehkan saat banjir mulai menggenang. Tetap tenang dan tidak panik adalah hal yang paling utama. Setelah kalian merasa tenang, kalian bisa melakukan hal-hal berikut ini apabila berada di dalam rumah:

  1. Terus pantau pengumuman dan berita dari radio, jangan mudah terpancing isu, dan dengarkan informasi dari pemerintah atau aparat berwenang.
  2. Siapkanlah semua peralatan darurat standar termasuk tas siaga bencana. Jangan keluar dari rumah kecuali perlengkapan tersebut sudah Anda bawa.
  3. Perhatikan jalur evakuasi dan tempat pengungsian yang telah dibuat oleh keluarga Anda.
  4. Ingatlah bahwa aparat memerlukan waktu untuk tiba di lokasi pada saat bencana terjadi.
  5. Jika diarahkan oleh posko dan/atau RT/RW untuk keluar dan mengungsi, segera lakukanlah!

Lalu, apabila kalian sedang berada di luar rumah, lakukan hal-hal berikut :

  1. Pergilah ke tempat yang tinggi dan aman.
  2. Hindari melintasi kawasan banjir karena arus yang deras dapat menghanyutkan Anda dan keluarga.
  3. Jangan berjalan-jalan, melihat-lihat, dan berenang di kawasan banjir baik dengan rakit maupun berjalan kaki karena berbahaya.
  4. Jangan sampai menyentuh kabel-kabel yang jatuh atau tiang listrik.
  5. Awasi anak-anak. Jangan biarkan mereka bermain-main di saluran air, sungai atau kawasan banjir, dan arus deras lainnya.
  6. Jangan minum dan memasak dengan air banjir.

Apabila kalian berada di dalam kendaraan, baik kendaraan umum maupun pribadi, ikuti hal ini:

  1. Terus pantau pengumuman dan berita dari radio.
  2. Jangan terus melalui kawasan banjir dan segeralah berbalik arah.
  3. Jika kendaraan Anda terhenti (mogok atau terjebak dalam kemacetan), segera kunci kendaraan Anda dan tinggalkanlah.
  4. Segeralah pergi ke tempat yang aman. Nyawa Anda jauh lebih berharga.

Setelah banjir mulai surut, petugas penyelamat mulai mengevakuasi, dan masyarakat mulai tenang, kalian tidak diperbolehkan untuk langsung beraktivitas seperti biasanya. Banyak sekali hal yang telah rusak akibat bencana banjir yang telah melanda. Tetap berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan penyelamatan dan pembersihan. Berikut adalah hal-hal yang harus kalian lakukan setelah bencana banjir selesai :

  1. Dengar pengumuman radio atau tunggu pengarahan dari posko dan/atau RT/RW. Jangan kembali ke rumah sebelum diperbolehkan atau sebelum keadaan benar-benar aman.
  2. Beri bantuan kepada anggota keluarga Anda yang lemah (orang tua, anak-anak, orang-orang sakit atau cacat).
  3. Periksa rumah Anda. Lihatlah tanda-tanda retakan di dinding atau kerusakan-kerusakan lainnya yang mungkin berbahaya.
  4. Jangan memasuki rumah yang masih dibanjiri air dan berhati-hatilah dengan berbagai bahaya yang tersembunyi.
  5. Pastikan Anda memasuki rumah atau bangunan menggunakan sepatu bot karet dan pelindung kepala atau helm.
  6. Periksa kerusakan dinding, lantai, pintu, dan atap.
  7. Periksa kemungkinan binatang atau serangga beracun dan berbahaya di dalam rumah (ular, kalajengking, kelabang, dll).
  8. Gunakan batang kayu kering untuk memindahkan berbagai kotoran atau timbunan barang yang berserak di lantai rumah Anda untuk menghindari segala resiko seperti tersengat listrik atau digigit binatang beracun.
  9. Perhatian atap atau enternit dan plaster dinding yang mungkin retak, rusak dan jatuh agar tidak menimpa anggota keluarga.

Itulah tadi beberapa penanganan dan langkah-langkah yang bisa dilakukan saat terjadi bencana banjir menurut buku 7 Langkah Selamat dari Banjir karya Laksana . Kita sebaiknya memahami tips tentang pertolongan dan penanganan bencana banjir agar kita dapat menyelamatkan diri kita sendiri dan orang lain. Semoga kita semua selalu diberi kesehatan dan dijauhkan dari bencana-bencana tersebut.

Penulis : Dewi Indasari dan Nadinda Fahrianisa

Editor : Winda