Sering Dianggap Mitos, Ternyata 5 Hewan Ini Mirip dengan Legenda Hlo!

Feed 1 Slide 1_compress60
Tidak dapat kita pungkiri jika dunia ini memiliki kekayaan fauna yang begitu beragam. Sama halnya dengan cerita-cerita mengenai makhluk mitologi yang melegenda dan beragam di tiap-tiap daerah maupun negara. Namun, meski hanya sekadar makhluk mitologi atau mitos, terdapat pula fauna di dunia nyata yang memiliki kemiripan sehingga layak untuk kita sebut sebagai “Fauna Mitologi di Dunia Nyata”. Apa saja itu?
1. Garuda dan Elang Jawa
Siapa yang tidak kenal dengan hewan ini? Makhluk mitologi ini merupakan lambang dari dasar negara Indonesia. Mengutip Hipwee Kamis (19/11/2020), dalam mitologi Hindu, garuda sebenarnya adalah kendaraan Dewa Wisnu. Berkepala layaknya burung elang, berbadan manusia, tubuhnya berwarna emas, wajahnya berwarna putih, dan sayap berwarna merah. Meskipun hanya sekadar mitos, dalam dunia nyata terdapat hewan yang memiliki kemiripan dengan burung garuda, yaitu burung elang jawa (Nisaetus bartels). Elang jawa memiliki sayap yang berwarna cokelat keemasan yang sama dengan warna bulu burung garuda, dan juga memiliki jambul yang sama dengan yang dimiliki burung garuda. Dikutip dari Bobo.id Kamis (19/11/2020).
2. Naga dan Komodo
Hewan ini sering kita jumpai dalam berbagai mitologi atau pun animasi. Secara umum, hewan ini seringkali digambarkan sebagai hewan yang buas dengan tubuh besar bersisik dan mampu mengeluarkan napas api. Terlepas dari berbagai mitos-mitos yang berkembang, dalam kenyataannya naga sering dikaitkan dengan hewan endemik asal Indonesia yaitu komodo (Varabus komodoensis). Seperti yang disadur dari laman Adhikurniawan.com Jumat (19/11/2020), bentuk morfologi komodo yang memiliki kesamaan dengan makhluk mistikal bersayap dan dapat menyemburkan api itu, lantas membuat reptil ini dijuluki sang naga. Meskipun tidak bisa mengeluarkan api, komodo memiliki saliva beracun di mulutnya.
3. Burung Phoenix dan Flamingo
Phoenix digambarkan sebagai burung berukuran besar yang mempunyai bulu berwarna merah, serta ekor berwarna emas dan merah tua. Burung yang merupakan hewan dalam mitologi Yunani dan Mesir ini juga digambarkan mempunyai kekuatan untuk hidup kembali. Dikutip Bobo.id Kamis (19/11/2020), dalam dunia nyata ciri-ciri ini dapat kita jumpai pada hewan flamingo. Warna merah jambu dan merah menyala bulu flamingo yang mencolok sering dikaitkan dengan legenda burung Phoenix. Dilansir Kumparan Jumat (20/11/2020) faktanya, flamingo menghabiskan sebagian besar waktunya mengarungi dataran garam yang panas, di mana membuat mata hewan ini tampak berkedip seperti nyala api.
4. Unicorn dan Okapi
Identik dengan hewan yang lucu, imut, dan memiliki tanduk di kepalanya, membuat sebagian orang menyukai hewan mitologi ini baik dalam bentuk animasi atau pun penggambaran melalui cerita. Dalam dunia fauna, okapi diyakini sebagai salah satu hewan sebagai asal muasal unicorn. Mamalia ini mendapat julukan unicorn asal Afrika. Dikutip dari Kumparan Kamis (19/11/2020), mamalia dengan rupa rusa yang aneh ini mendiami wilayah hutan hujan Afrika. Tak hanya itu, hewan ini sekilas terlihat sepeti kombinasi antara jerapah, zebra, dan antelop. Okapi jantan memiliki dua tanduk yang jika dilihat dari samping bisa tampak menjadi satu layaknya unicorn.
5. Duyung dan Dugong
Jika kalian penggemar Disney, pasti kalian mengetahui sosok Ariel, salah satu tokoh yang digambarkan sebagai putri duyung yang jatuh cinta dengan manusia. Banyak mitologi lain yang menggambarkan duyung sebagai sosok perempuan cantik, yang mendiami lautan dengan fisik setengah manusia dan ekor yang menyerupai ikan. Kenyataannya, duyung di dunia fauna tidak secantik yang digambarkan. Konon dugong dianggap sebagai asal muasal dongeng putri duyung yang sangat terkenal. Mengutip Kumparan, Jumat (20/11/2020) berkerabat dekat dengan manatee gemuk, fisik dugong lebih ramping dan lebih diidentifikasikan sebagai mamalia laut. Hewan ini lebih menyukai muara atau perairan tawar.
Terlepas dari wujudnya di dunia nyata, tidak dapat dipungkiri juga kisah-kisah mengenai makhluk mitologi telah banyak berkembang dan tak sedikit pula yang memercayainya. Masih banyak pula fauna-fauna di dunia ini yang sering dikaitkan dengan berbagai perwujudan makhluk dalam mitologi. Namun, yang paling terpenting adalah bagaimana kita menjaga alam dan keseimbangannya agar fauna tersebut tetap ada dan kelak menjadi warisan untuk anak cucu dari generasi mendatang.

Penulis: Divisi Kominfo
Editor: Jenny Refa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *