20200926102609_IMG_2199-min

PNM Selenggarakan Wisuda Ahli Madya XV Tahun Akademik 2019-2020 secara Virtual dan Daring

Pada hari Sabtu, 26 September 2020 telah diselenggarakan Rapat Terbuka Senat Politeknik Negeri Madiun, Wisuda Ahli Madya XV Tahun Akademik 2019-2020. Dikarenakan adanya pandemi virus Covid-19, wisuda tahun ini diselenggarakan secara daring atau online yang bertempat di Kampus I Politeknik Negeri Madiun, Jalan Serayu, Kota Madiun dalam via daring melalui aplikasi Zoom serta disiarkan secara langsung di kanal Youtube resmi BAAK PNM.

Acara tersebut dimulai tepat pukul 07.30 WIB yang dihadiri oleh wisudawan/wisudawati dan para orang tua peraih tiga besar tiap prodi. Sedangkan wisudawan/wisudawati lainya tetap mengikuti serangkaian acara melalui Zoom. Secara keseluruhan wisudawan Politeknik Negeri Madiun tahun 2020 diikuti sebanyak 472 orang.

Adapun sebagai tamu kehormatan, acara tersebut dihadiri oleh Walikota Madiun Drs. H. Maidi SH., M.M., Mpd, Direktur Jendral Pendidikan Vokasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Wikan Sakarito STM.,Sc.,ph,.A, dan tentu saja  Direktur Politeknik Negeri Madiun M. Fajar Subkhan, S.T., M.T. beserta jajaran direksi Politeknik Negeri Madiun.

Acara ini dibuka dengan khidmat dan dengan pelaksanaan wisuda oleh para perwakilan wisudawan/wisudawati peraih tiga nilai terbaik dan perwakilan, yang diikuti dengan pemindahan tali toga seluruh wisudawan/wisudawati via zoom. Dengan pelaksanaan wisuda ini seluruh mahasiswa PNM semester 6 telah resmi menyandang gelar Ahli Madya lulusan Diploma III.

Walaupun sebagian besar wisudawan mengikutinya secara daring, nampak banyak orang tua yang juga mengikuti serangkaian proses wisuda di samping putra-putrinya. Saat pemindahan kuncir tali toga, para orang tua yang melakukan prosesi tersebut sebagai perwakilan dari direktur Politeknik Negeri Madiun. Ini merupakan pemandangan yang mengharukan, bagi sebagian orang.

Acara wisuda tahun ini memang dilakukan lebih sederhana, akan tetapi pelaksanaanya juga lebih kompleks. Karena adanya pandemi, hanya dihadirkan perwakilan mahasiswa tiap prodi dengan tetap mengikuti anjuran protokol kesehatan. Para peserta yang hadir dihimbau tetap berjaga jarak satu meter, selalu menggunakan masker, face shield, serta memakai hand sanitizer. Keperluan wisuda seperti toga dan lainya sudah diserahkan melalui proses pengiriman sebelum acara wisuda dilaksanakan.

Dalam sambutannya, Bapak M. Fajar Subkhan mengutarakan harapannya terhadap kegiatan wisuda tahun ini. Meskipun wisuda hanya diwakilkan oleh beberapa wisudawan/wisudawati, beliau berharap wisuda tahun ini memiliki arti yang sama seperti acara wisuda di tahun-tahun sebelumnya.

Beliau juga memberikan beberapa saran kepada wisudawan/wisudawati Tahun Ajaran 2019-2020, “Pandai-pandailah anda beradaptasi dan menyesuaikan diri terhadap keadaan ini, jangan pernah pesimis dan tetaplah optimis untuk menerima musibah ini, untuk mencari jalan keluar dan solusi. Jadilah generasi muda yang tangguh, ulet, kuat jiwa & raga dalam mencapai karir”.

PicsArt_09-25-09.58.12

Yuk Cari Tahu Istilah- Istilah yang Harus Diketahui Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Madiun!

Dunia perkuliahan menjadi dunia baru bagi anak SMA yang memasuki bangku kuliah. Sebagai mahasiswa baru ada istilah-istilah yang harus dipahami, agar bisa mempermudah urusan di dunia perkuliahan.

Politeknik dan Universitas mempunyai beberapa penyebutan istilah yang berbeda. Sebagai Mahasiswa Politeknik Negeri Madiun, sebaiknya wajib tahu istilah-istilah tersebut. Berikut ini beberapa istilah yang harus diingat-ingat oleh mahasiswa baru:

  1. Direktur merupakan sebutan untuk pimpinan tertinggi di Politeknik Negeri Madiun.
  2. Wakil Direktur (Wadir) merupakan jabatan yang berada di bawah direktur.
  3. Kaprodi merupakan sebutan untuk kepala jurusan di suatu Progam Studi.
  4. Dosbing (Dosen Pembimbing) merupakan dosen yang akan membantu kita dalam bimbingan Laporan atau tugas akhir.
  5. DPA (Dewan Perwakilan Mahasiswa) merupakan sebutan untuk dosen pembimbing kita selama masa kuliah di Politeknik Negeri Madiun.

Selain itu sama seperti siklus di SMA, setiap akhir semester mahasiswa Politeknik Negeri Madiun akan mendapatkan laporan nilai selama enam bulan masa pembelajaran. Nilai ini nantinya akan menjadi evaluasi belajar kita di semester depan. Berikut ini adalah istilah-istilah laporan nilai dalam Politeknik Negeri Madiun.

  1. KRS (Kartu Rencana Studi) yaitu kartu berisi progam studi yang akan kalian ampu selama satu semester kedepan.
  2. IP (Indeks Prestasi) yaitu nilai kamu selama 1 semester kuliah di Politeknik Negeri Madiun.
  3. IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) yaitu rata-rata atau akumulasi dari nilai IP yang diperoleh.

Selain pendidikan akademis, penting juga bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan leadership, hal ini penting loh untuk bekal nanti di dunia kerja. Hal yang harus kamu lakukan adalah menjadi bagian dari organisasi kampus. Tetapi sebelum bergabung dengan organisasi yang ada di kampus, kamu wajib tahu istilah organisasi yang ada di Politeknik Negeri Madiun. Istilah tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), adalah organisasi yang bertugas untuk menampung dan menyalurkan aspirasi mahasiswa.
  2. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), merupakan organisasi setingkat OSIS di jenjang Universitas atau Politeknik.
  3. Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yaitu organisasi mahasiswa yang mencakup satu jurusan dan terdiri dari beberapa program studi.
  4. Himpunan Mahasiswa (Hima) merupakan organisasi mahasiswa yang lingkupnya adalah per prodi.
  5. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) adalah kegiatan ekstrakurikuler kampus yang mempunyai struktur organisasi sendiri.

Nama:

Editor: Dita Fajarothul

Mau chat dosen? Berikut Etika Berkomunikasi yang Benar

Mau chat dosen? Berikut Etika Berkomunikasi yang Benar

Feed 1_compress75

Komunikasi adalah suatu proses dimana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain.
Dalam berkomunikasi tentu saja tidak boleh sembarangan, ada etika yang harus kita lakukan agar komunikasi berjalan dengan baik dan bisa diterima oleh orang yang diajak berkomunikasi.
Etika komunikasi mahasiswa adalah perilaku atau sikap yang harus ditunjukkan oleh mahasiswa dalam proses penyampaian pesan atau informasi. Adapun perilaku atau sikap yang ditunjukkan adalah menjunjung tinggi tata krama dan norma kesopanan.
Misalnya berkomunikasi dengan memperhatikan waktu, memberikan salam dan memperkenalkan diri ketika memulai komunikasi, nyatakan permintaan maaf sebagai wujud rasa rendah hati karena mungkin mengganggu waktu komunikan.
Selanjutnya berkomunikasi dengan nada yang sopan, ketika selesai melakukan komunikasi jangan lupa ucapkan terima kasih atas waktu yang telah diberikan serta salam penutup.Dari poin-poin tersebut, betapa pentingnya mahasiswa untuk memperhatikan tata cara dalam berkomunikasi dengan baik dan benar.
Feed 2_compress39
Kampus merupakan wadah yang tepat bagi para mahasiswa untuk belajar berkomunikasi secara profesional. Salah satu cara melatih etika berkomunikasi mahasiswa adalah berkomunikasi secara langsung dengan dosen.
Dalam berkomunikasi secara langsung dengan dosen, mahasiswa dianjurkan menggunakan bahasa Indonesia yang formal dan baku. Hal-hal yang perlu diperhatikan dan dipahami oleh para mahasiswa saat berkomunikasi secara langsung dengan dosen adalah sebagai berikut:
1. Gunakan kata ganti Saya
Jangan menggunakan kata ganti aku, gue, atau yang sejenisnya.
2. Selalu perkenalkan diri dan kelas
Misalnya: “Saya Abdul Hakim mahasiswa program studi Bahasa Inggris semester 5.” Karena tidak semua dosen sanggup mengingat-ingat seluruh mahasiswa bimbingannya yang selalu berubah tiap semester.
3. Jelaskan keperluan
Misalnya: “Saya memerlukan persetujuan bapak untuk mengajukan sidang skripsi.”
4. Ucapkan terima kasih
5. Perhatikan waktu
Jangan mengganggu saat dosen sedang makan atau ketika dosen sedang berkomunikasi dengan mahasiswa/dosen lainnya.
Feed 3_compress95
Beberapa mahasiswa/mahasiswi masih merasa ragu dan sungkan untuk menghubungi dosen melalui aplikasi daring. Memang dibutuhkan aturan aturan agar kita terkesan masih menghormati walaupun tidak saling bertatapan muka.
Berikut adalah etika-etika menghubungi dosen:
1. Gunakan salam dan sapa
Selalu gunakan salam yang baik (assalamu’alaikum, selamat malam, selamat pagi).
2. Perkenalkan diri dengan lengkap dan jelas
Memperkenalkan diri atau menyebutkan identitas (nama dan program studi) hal ini dimaksudkan bila dosen mungkin tidak akan menyimpan semua nomor telepon mahasiswa di ponselnya.
3. Utarakan maksud dan tujuan dengan jelas
4. Sampaikan ucapan maaf dan terimakasih sebagai kerendahan hati
5. Gunakan bahasa yang baik
Sopan dan santun di sini maksudnya gunakan kata-kata yang baku, atau yang sesuai dengan etika. Susun kalimat dengan baik sehingga terlihat sopan.
6. Gunakan tata tulis yang baik
Selain bahasa yang baik dan tata cara seperti diatas, tata tulis sangat menentukan, seperti apapun maksud kita, dan struktur penulisan yang kita gunakan, akan tidak berarti kalau kita menulisnya tidak tepat. Jangan gunakan konsonan, sandi huruf, dan angka.
7. Perhatikan tanda baca
Gunakan tanda baca seperlunya dan gunakan sesuai dengan fungsinya.
8. Jangan memerintah dosen
Memerintah daalam hal ini, seringkali pesan singkat mahasiswa itu memerintah dosen, dan itu sangat kurang tepat, misalnya (mohon segera dicek kembali ya pak).

Penulis : Divisi Reporter (Ana, Nathan, Habib, Ardhanti, Putri, Afriza)
Editor : Nabila

FEED 3

Boring Kuliah Online? Ini Tips G-Plasma Hindari Boring Saat Kelas Online

Pada masa pandemi saat ini Politeknik Negeri Madiun (PNM) menerapkan sistem perkuliahan daring yang sudah dilakukan sejak bulan Maret lalu dan berlanjut pada awal semester Ganjil. Metode perkuliahan daring ini menuntut bapak/ibu dosen untuk menjelaskan materi melalui berbagai media platfrom pembelajaran online, seperti :Zoom , Google meet, Google Classroom, dsb. PNM juga melakukan pengurangan jam perkuliahan yang bertujuan agar mahasiswanya tidak suntuk ataupun tertekan selama perkuliahan daring.

Selain itu, dalam perkuliahan daring tentu terdapat beberapa kendala yang dialami dosen ataupun mahasiswa. Kendala yang sering terjadi adalah koneksi internet yang berbeda dari setiap daerah, peralatan yang kurang memadai, dan lain-lain.

Perkuliahan daring memang sangat berbeda dengan perkuliahan tatap muka. Baik dari terbatasnya dosen menjelaskan materi, tugas yang bertumpuk, hingga rasa bosan dengan rutinitas yang berulang.

Maka dari itu kami akan membagikan beberapa tips agar perkuliahan daring tidak membosankan :

  1. Mempersiapkan diri

Sebelum memulai perkuliahan alangkah lebih baik nya mempersiapkan diri seperti mandi sarapan dan hal-hal yang diperlukan. Semua ini guna menunjang kegiatan belajar agar lebih fokus. Semakin baik persiapan maka semakin mudah mengikuti pembelajaran.

  1. Persiapkan peralatan penunjang kuliah (Laptop, alat tulis, buku, koneksi internet, dll)
  2. Berdoa sebelum memulai kuliah
  3. Mencatat materi yang diberikan
  4. Mempelajari materi yang diberikan dosen
  5. Aktif dalam kegiatan pembelajaran (bertanya, menjawab pertanyaan dosen, dan lain-lain)
  6. Siapkan sedikit camilan supaya tidak mengantuk saat perkuliahan
  7. Jangan lupa siapkan minuman juga agar tetap fokus

Satu lagi jangan lupa bahagia ya tetap jaga kesehatan dimanapun kalian berada dan mari kita berdoa agar bumi ini kembail seperti semula. Tetap semangat bagi bapak ibu dosen dan mahasiswa untuk melaksanakan perkuliahan daring.

Penulis : Silvi Binti Khotijah dan Tri Handoko

Editor : Kistia Meilani Sanda

Etika Berpakaian di Kampus

1-2

Dunia berpakaian sebenarnya merupakan hak seseorang. Namun, di dalam lingkungan sekolah, perkuliahan ataupun masyarakat hal tersebut perlu juga menyesuaikan dengan lingkungan dan atau kelompoknya. Misalnya, mematuhi peraturan di lingkungan kampus. Mahasiswa merupakan seseorang yang mungkin kelak menjadi tokoh terpelajar dan menjadi panutan masyarakat sekitarnya. Oleh karena itu, seorang mahasiswa perlu belajar untuk berpakaian yang sopan, rapi, dan bersih agar mendapat respon positif dan menandakan bahwa mereka adalah seorang terpelajar.
Dalam perkuliahan mungkin memang tidak ada aturan mengenai baju seperti apa yang harus kita gunakan dalam kuliah. Berbeda sekali pada saat Sekolah Mengenah Atas (SMA), di SMA pasti aturan mengenai cara berpakaian seperti harus menggunakan seragam, sepatu hitam, dll. Mungkin bagi mahasiswa baru ada yang masih bingung, jika sebelumnya sudah dibahas mengenai cara berpakaian yang benar. Sekarang yuk kita simak, bagaimana sih cara berpakaian yang benar dan salah itu dalam perkuliahan :
1. Berpakaian yang sopan
Sebaiknya dalam lingkungan kampus berpakaianlah yang sopan. Tidak harus mengenakan kemeja dan rok seperti saat praktikum, tetapi pakaian yang tidak terbuka (memamerkan bagian tubuh yang sensitif) dan tidak transparan (tipis). Jika ke kampus juga sebaiknya tidak memakai sandal jepit yang terkesan santai, gunakan lah sepatu.

2. Berpakaian yang bersih dan rapi
Mengenakan pakaian yang bersih dan rapi serta cocok untuk ukuran kita tentu saja akan menciptakan kenyamanan. Baju yang telah dicuci akan terlihat enak dilihat saat dikenakan ketika sudah disetrika. Tidak setelah kering dan belum disetrika langsung dipakai.

3. Tidak melanggar peraturan
Ke kampus tidak perlu mengenakan pakaian yang ingin dianggap beda dengan yang lain. Dilihat dari peraturan kampus juga, apakah kampus tersebut mewajibkan mahasiswa/i nya mengenakan kemeja atau tidak dan jangan menggunakan kaos. Untuk bawahan laki-laki bisa menggunakan celana panjang kain ataupun jeans. Untuk perempuan bisa menggunakan celana panjang atau rok.

4. Tidak mengganggu orang lain
Maksudnya adalah kenakan pakaian yang tidak mengganggu pemandangan. Karena pakaian yang kita kenakan minim atau nampak terlihat seksi dimata orang lain akan mengundang orang lain untuk melakukan tindak kejahatan.

Beberapa hal di atas merupakan contoh dan tips yang dapat dilakukan bagi mahasiswa dalam berpakaian di kampus. Oleh karena itu, seorang mahasiswa perlu belajar untuk berpakaian yang sopan, rapi, dan bersih agar merasa nyaman saat belajar. Beberapa kampus mungkin memiliki peraturan seragam harian bagi mahasiswa mereka. Pemberian seragam ini dimaksudkan agar setiap mahasiswa mereka memiliki identitas dari jurusan atau program studi mereka. Menerbitkan pakaian ini juga bisa melatih kedisiplinan mahasiswa agar patuh pada peraturan.

Penulis : Divisi Design & Layout