timaki-min

Mahasiswa TKA Asal PNM yang Tetap Raih Prestasi ditengah Pandemi COVID19

                 Galang Dafa Yudhiatma, Ryan Ravanelly, dan Azizah Qory Hermawan , mahasiswa Teknik Perkeretaapian asal Politeknik Negeri Madiun (PNM) yang berhasil memperoleh juara 3 pada perlombaan LAI2 COVID-19. LAI2 COVID  19 merupakan lomba online dengan tema Aplikasi Inovatif dan Inspiratif untuk COVID 19 di Indonesia yang diselenggarakan oleh Direktorat Kemahasiswaan ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember). Lomba yang dimulai pada tanggal 22 April sampai 22 Juli 2020 kemarin memiliki beberapa kendala. Misalnya saja, mulai dari pengumpulan sampai pengumuman juara mengalami keterlambatan yang disebabkan karena beberapa juri disana masih disibukkan dengan penyelenggaraan UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer).

            Awalnya, lomba yang diperoleh dari informasi dosen di grup WhatsApp tersebut belum menarik minat mereka untuk mengikuti lomba. Hal tersebut dikarenakan mereka masih ragu  karena belum mempunyai ide dan gambaran apapun tentang lomba LAI2 COVID 19. Akan tetapi, karena saran dari dosen yang mengatakan untuk ikut agar menjadi pengalaman dan menambah wawasan untuk mereka, membuat mereka ingin mengikuti lomba tersebut. Setelah memiliki keinginan untuk mengikuti lomba, mereka langsung mencoba menghubungi dosen agar membimbing mereka. Kemudian, mereka segera merancang fullpaper hanya dengan waktu seminggu.

            “Ingin mencoba sesuatu hal yang baru dan mencari pengalaman tentang lomba – lomba dijenjang mahasiswa”, ujar Galang sebagai motivasi untuk mengikuti lomba. Setelah mengikuti lomba tersebut tentunya menambah pengalaman bagi mereka. Seperti halnya, mereka lembur sampai dini hari akibat mengejar deadline lomba, dipaksa untuk berpikir kritis, dan dituntut untuk belajar hal yang baru. Galang mengatakan kesannya setelah mengikuti lomba tersebut yaitu “Santai tapi serius, karena dikerjakan secara online tetapi juga dituntut untuk serius dan juga masih tidak menyangkan jika akan menjuarai lomba tersebut dikarenakan lawan dari lomba tersebut berasal dari angkatan 2017 dan 2018”.  Galang berpesan kepada mahasiswa PNM agar jangan takut mencoba, kita semua sama.