IMG-20191006-WA0014

Galang Dana untuk Karhutla, Gempa Bumi, dan Kerusuhan

Kebakaran hutan dan lahan di Riau dan Kalimantan saat ini terus memburuk. Gempa bumi yang melanda Ambon dengan korban jiwa sebanyak 23 orang. Serta kerusuhan Wamena di Markas Komando Distrik Militer 1702 Jayawijaya. Hal ini tentu membutuhkan bantuan serta kepedulian kita terhadap saudara-saudara disana berupa pakaian, makanan, dan barang-barang keperluan anak. Melihat kondisi tersebut BEM-KM PNM di bawah Kementrian Sosma berinisiatif untuk melakukan aksi galang dana. Dibantu oleh perwakilan semua Ormawa (HIMA & HMJ), UKM, serta mahasiswa yang berminat untuk ikut andil dalam acara galang dana.

IMG-20191006-WA0021

“Galang dana merupakan salah satu acara sosial yang diharapkan menimbulkan rasa kepedulian dan dapat membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah disana,” ucap Armaning Bekti Nur Prastiwi, selaku Koordinator Divisi Sosma. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 5 Oktober 2019, pukul 18.30-selesai di alun-alun Kota Madiun. Kemudian dilanjutkan keesokan harinya di Sunday Market. Penampilan akustik dari UKM Musican turut serta mewarnai acara ini. Selain itu, juga diadakan galang dana eksternal atau dari luar kampus yang dilakukan sampai tanggal 11 Oktober 2019 untuk informasi lebih lanjut bisa dilihat melalui sosial media BEM-KM PNM.

Dana yang sudah terkumpul akan disalurkan melalui FKMPI (Forum Komunikasi mahasiswa Politeknik Seluruh Indonesia) dan ACT (Aksi Cepat Tanggap), kemudian disalurkan ke tiga daerah tersebut. “Semoga bantuan dari masyarakat Madiun dan sekitarnya bisa bermanfaat. Untuk masyarakat yang mengalami bencana/musibah semoga diberi kesabaran dan ketabahan. Kedepannya semoga NKRI aman, tentram, dan sejahtera,” tutup Koordinator Divisi Sosma.

IMG-20191003-WA0024

Mahasiswa PNM menjadi Duta Pariwisata Kota Madiun

Dua mahasiswa Politeknik Negeri Madiun merahi gelar bergensi dalam ajang “Kakang Mbakyu Kota Madiun 2019”. Zahrudin Rizky Efendy dari Prodi Bahasa Inggris dan Syahendra Bagus Wijaya dari Prodi Komputerisasi Akuntasi meraih gelar Kakang dan Wakil I Kakang Madiun 2019. Mereka akan ikut berkontribusi mengembangkan dunia pariwisata di Madiun dalam 1 tahun mendatang.

 
“ Sebelumnya Pernah ikut Kakang Mbakyu di tahun 2016, cuma ikut lagi 2019 karena dulu kurang persiapan, syukur tahun ini bisa diberi amanah meskipun hanya sebagai wakil I kakang” ujar Syahendra. Zahrudin dan Syahendra mengikuti ajang ini untuk mengasah kemampuan dan ingin ikut dalam mengembangkan potensi Madiun dalam sektor pariwisata.

 
Dalam satu tahun kedepan mereka sama-sama mempunyai rencana membuat program Festival Budaya yang menampilkan potensi-potensi kota Madiun. “kita akan menampilkan semua potensi wisata di Madiun, dan mengenalkan makan khas Madiun seperti bluder, pecel dan madumongso. Sehinga dapat menarik wisatawan untuk berkunjung di kota Madiun” kata Zahrudin. Selain itu mereka juga akan melakukan road show di sekolah dan kampus untuk menjaring bakat-bakat muda di Madiun.

IMG-20191003-WA0025

Keberhasilan mereka dapat dicontoh untuk kita generasi muda. “kita harus mengeluarkan potensi yan kita punya dan miliki, kita salurkan melalui hal positif. Kedua, jika kalian berusaha maksimal maka kalian akan mendapatkan hasil yang maksimal juga” ujar Zahrudin. Sedangkan pesan dari Syahendra untuk generasi muda “Rajinlah belajar dan ikuti passion yang kalian punya, jangan terpengaruh dunia luar karena jaman sekarang krisis moral sudah banyak, yang terpenting apa yang kamu miliki terus diasah, semoga apa yang diperjuangkan dapat tercapai dimasa depan”.