IMG-20190802-WA0005[1]

Pada hari kamis, 1 Agustus 2019 pukul 09.00 WIB bertempat di gedung Komputer Akuntansi kampus dua Politeknik Negeri Madiun telah diadakan Yudisium Jurusan Komputer Akuntansi. Yudisium dihadiri oleh seluruh mahasiswa angkatan 2016, staff, dosen Komputer Akuntansi serta wakil direktur III Politeknik Negeri Madiun. Acara ini mengusung tema COMPACTITION (Complete the action to accept challenges of the future competition). IMG-20190802-WA0007[1] Acara dimulai dengan sambutan Ibu Shinta Noor Anggraeny, S.E.,M.Si. Beliau berpesan “kalian harus bisa menghadapi tantangan yang anda hadapi disini kalian sudah diberikan bekal pembelajaran dari semester 1-6 atau pembelajaran diluar ruang kuliah seperti PKL. Pembelajaran yang sebenarnya adalah ketika kalian sudah bergabung di dunia industri dan dunia usaha”.

Dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Prasetyo Yekti Utomo,S.E.,M.M. selaku Wakil Direktur III. Berikutnya sambutan dari wakil dosen Ibu Qimyatussa’addah,S.E.,M.Si. Beliau juga pesan kepada mahasiswa,“Betapa pentingnya kalian harus mampu mengasah mental untuk bersikap gigih. Kalian harus mampu beradaptasi dengan perubahan. Jangan hanya karena lingkungan yang tidak sesuai kalian baru mau mengambil jalan pintas”. IMG-20190802-WA0005[1] Acara berikutnya yaitu pembacaan kelulusan program studi Komputerisasi Akuntansi. Menyatakan bahwa 140 mahasiswa angkatan 2016 dinyatakan lulus. Dalam sesi ini juga disebutkan nilai IPK tertinggi 3,77 dan terendah 3,08. Dengan 51 mahasiswa dinyatakan cumlaude. Disebutkan juga lulusan terbaik Komputerisasi Akuntansi yang pertama adalah Retno Kusuma Wardani dengan IPK 3,77. Kedua Irvandy Rizky Septiano IPK 3,76. Ketiga Aprilia Dyah Ekaningtyas dengan IPK 3,76. Disertai dengan penyerahan penghargaan kepada ketiga lulusan terbaik dan pemotongan tumpeng.

Retno Kusuma Wardani selaku lulusan tebaik Komputerisasi Akuntansi tidak menyangka bahwa dirinya yang akan menjadi lulusan terbaik. Dia juga mengaku bahwa tidak menargetkan berapa nilai IPK. Dia juga tidak memikirkan hasilnya bagaimana yang terpenting belajar sebisanya. Tak lupa ia juga menyampaikan pesan untuk adik tingkatnya, “belajar ditingkatkan, jangan sampai puas dan yang terpenting adalah berdoa”. IMG-20190801-WA0002[1] Dari perwakilan dosen dan beberapa mahasiswa menampilkan suatu persembahan untuk angkatan 2016 berupa menyanyikan beberapa lagu. Begitu juga dengan angkatan 2016 yang tidak mau kalah, mereka menampilkan sebuah persembahan yaitu drama dan menyanyi yang diselingi membagikan bunga kepada seluruh dosen. Tangis haru menghiasi suasana tersebut. Tak mau terlarut dalam kesedihan terus-menerus, 2 perwakilan Mahasiswa angkatan 2016 langsung mengambil alih suasana dengan menyanyi beberapa lagu. Hal tersebut mengembalikan suasana menjadi riang lagi.

Acara ditutup dengan doa bersama kemudian dilaksanakan pelepasan balon oleh seluruh mahasiswa angkatan 2016. Mereka juga saling bersalaman dengan dosen serta tak lupa untuk berfoto ria bersama teman-teman seperjuangan untuk dijadikan kenangan.

Eva Nardya & Rika Dianawati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *