D’ FOGBENDER

D’ FOGBENDER Terinspirasi dari Film Avatar

IMG-20190821-WA0012

MADIUN – Diluar dugaan. Itulah reaksi yang dikemukakan oleh Aga Bagas Kalimantoro dan Dyan Eko Wahyu Priyatno setelah mereka berhasil meraih juara pertama di lomba inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Se-Kota Madiun, Jumat (16/8) lalu. Dua mahasiswa asal Politeknik Negeri Madiun ini sukses membawa nama almamater berkat alat ciptaan mereka yang diberi nama Smart MKOI D’FOGBENDER. “Awalnya sempat pesimis karena nama kita gak dipanggil. Tapi, ketika dengar kita dapat juara satu langsung rasanya seperti mau terbang,” ujar Dyan, mahasiswa prodi Teknik Komputer Kontrol itu.

Bermula dari pengajuan judul tugas akhir, ide pembuatan alat tersebut muncul dari usulan dosen mereka yakni Dirvi Eko Juliando Sudirman, S.Pd. M.T. “Kita diminta untuk melanjutkan penelitian tentang alat tersebut lalu dikembangkan,” sambung Aga. Mereka mencari nama yang tepat untuk alat pengukur kelembaban udara tersebut. Salah satu rekan mereka akhirnya menamai “FOGBENDER” yang terinspirasi dari film Avatar “The Last Air Bender”. “Bedanya alat kita ini mengeluarkan kabut sehingga kami beri nama D’ FOGBENDER,” papar Dyan.

IMG-20190821-WA0011

D’FOGBENDER berguna untuk mengatur kelembaban suhu udara budidaya seperti budidaya jamur dan walet. Alat ini sebenarnya telah menjamur di pasaran. Namun yang membuat alat ini berbeda ialah, alat ini di-upgrade dengan menggunakan sistem kontrol otomatis, sensor wireless, serta sistem monitoring dan kontrol berbasis internet yang dapat diakses melalui smartphone. “Jadi para pembudidaya akan sangat terbantu dan tidak perlu bolak balik mengecek alat tersebut. Sebab kini bisa dipantau lewat android,” terang Aga.

Selain karena tugas akhir, mereka juga hobi merakit alat. Namun, pengerjaan alat tersebut juga tak lepas dari berbagai kendala misalnya jadwal antar anggota yang berbenturan sehingga pekerjaan agak tertunda. Ditambah lagi, pengadaan kerangka mekaniknya sulit. Sebab mereka memesan alatnya dari Surabaya. “Itupun tiap-tiap komponennya dibawa terpisah. Ada yang pakai motor, ada pula yang dibawa dengan bis,” kenang Dyan. Proyek pembentukan alat tersebut memakan waktu sekitar lima bulan. Dua bulan dihabiskan untuk perancangan program sedangkan tiga bulan untuk pekerjaan serta pemasangan alat.

Dengan diperolehnya kemenangan ini, mereka berharap teknologi masa kini tidak menyurutkan kreatifitas anak muda untuk terus berkarya. “Toh, teknologi ada untuk memudahkan bukan untuk menghambat potensi kita,” kata Aga. Begitu pula dengan Dyan, baginya teknologi seolah pedang bermata dua. Selalu punya sisi baik dan buruknya. “Tinggal kita yang selektif mau ke arah yang mana,” tukasnya.

Oleh : Indah Ramadhani O.S

IMG-20190817-WA0031

PKKMB 2019 Hari Ke-6

Hari terakhir PKKMB PNM 2019 pada tanggal 17 Agustus 2019 di Kampus II Politeknik Negeri Madiun yang diikuti seluruh mahasiswa baru berlangsung dengan meriah. Berakhirnya masa PKKMB bagi mahasiswa baru menjadi salah satu hal yang dinantikan. Siti Nur Farika, salah satu mahasiswa baru Prodi Akuntansi mengatakan bahwa ia merasa senang karena telah berakhirnya masa-masa sulit. Bagi Siti, PKKMB ini sangat berkesan karena pada saat Diklatsar ia diajarkan tentang kedisiplinan.

IMG-20190817-WA0015
Bertepatan dengan dilaksanakannya Upacara Kemerdekaan RI, pada hari ini juga mahasiswa baru mengikuti kegiatan Papermob yang merupakan serangkaian acara akhir. Papermob dilakukan di Lapangan Kampus II Politeknik Negeri Madiun. Papermob tahun ini bertemakan “NKRI HARGA MATI”. Tema ini mengandung makna memperingati HUT RI ke-74 dan juga penyambutan mahasiswa baru Politeknik Negeri Madiun.

Didapat dari wawancara dengan Muhammad Alfian, selaku Koordinator Papermob mengungkapkan, kendala saat kegiatan persiapan papermob adalah kekurangan personil dari mahasiswa baru dalam pembentukan formasi papermob, sehingga panitia ikut serta mengisi kekosongan formasi.

IMG-20190817-WA0031

IMG-20190817-WA0028

Selain papermob, juga terdapat Expo UKM yang ada di Politeknik Negeri Madiun. Tujuan dari Expo UKM ini adalah memberikan pandangan kepada mahasiswa baru agar mudah memilih UKM yang mereka inginkan. Setiap UKM diberi kesempatan untuk mempromosikan UKM nya kepada mahasiswa baru, seperti UKM Tari yang menampilkan tarian tradisional, UKM Cakra Manggala melakukan rappelling, UKM Musican menyanyikan lagu “Waktu Yang Salah”, dan sebagainya. Selain itu, juga disediakan stan UKM untuk mempermudah mahasiswa baru yang ingin mendaftar UKM.

IMG-20190817-WA0033

Satria Prasetya, selaku Koordinator mengungkapkan, acara Expo UKM tahun ini hampir sama dengan tahun lalu, perbedaannya hanya terletak pada Sie Acara dan tempat dilaksanakannya Expo UKM. Selanjutnya, Satria juga menuturkan harapannya, “Semoga Expo UKM dapat diikuti semua UKM dan dinikmati oleh semua mahasisa baru,” ungkapnya.

 

Acara PKKMB ini ditutup dengan keakraban antara Kakak pendamping dan Dosen dengan Mahasiswa Baru yaitu menyanyi bersama, berjabat tangan, dan foto bersama. Dengan berakhirnya acara ini menjadi tanda berakhirnya PKKMB PNM 2019.

Indah Pranata / Rima Wahyunita

IMG-20190817-WA0021

INDONESIA INDEPENDENCE DAY

IMG_20190817_070410_compress64

Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 dilaksanakan di Lapangan Kampus II Politeknik Negeri Madiun (PNM) dimulai pada pukul 06.50 WIB. Setiap tahun PNM mengadakan upacara peringatan HUT RI untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan RI. Upacara diikuti oleh Mahasiswa Baru PNM, Mahasiswa penerima Bidikmisi, dan seluruh jajaran Dosen, serta staff PNM. Seluruh peserta sangat antusias dalam mengikuti upacara kemerdekaan ini, sehingga upacara berlangsung dengan khidmat dan tertib.

IMG-20190817-WA0007

HUT RI ke-74 ini mengusung tema “SDM Unggul, Indonesia Maju”, hal ini sesuai dengan program pemerintah yang fokus pada pendidikan, khususnya pendidikan vokasi. Politeknik Negeri Madiun merupakan salah satu perguruan tinggi vokasi yang harus siap berkontribusi mencetak SDM unggul di Indonesia. SDM dikatakan unggul jika input, process, dan output-nya sesuai standar. Input di PNM sudah cukup baik dibuktikan dengan banyaknya pendaftar kurang lebih 5.300 orang, sedangkan kuota yang diambil hanya 760 calon mahasiswa baru. Kriteria yang kedua adalah proses yang meliputi kurikulum, dosen pengajar, serta sarana dan prasarana yang ada di kampus. Banyak dosen PNM yang mengikuti retooling untuk mendapat keterampilan lanjutan yang selanjutnya keterampilan tersebut ditransfer ke mahasiswa. Selain itu, kurikulum PNM tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, yang semula Praktik Kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan 2 – 3 bulan menjadi 6 bulan dengan harapan mahasiswa lebih dekat dengan industri (dunia kerja). Seperti contoh Program Studi (Prodi) Perkeretaapian yang mulai masuk industri sejak semester III, sehingga mahasiswa yang lulus lebih siap bersaing di dunia kerja.

IMG-20190817-WA0008

Berdasarkan Kemenristekdikti, PNM mendapat peringkat 20 dari 1128 Perguruan Tinggi Vokasi yang terdiri dari Politeknik, Akademi, dan Akademi Komunitas baik negeri maupun swasta. “Kabar tersebut sangat surprise mengingat PNM merupakan Politeknik Negeri yang belum lama berdiri dan harapan saya ke depan mahasiswa di sini mendukung apa yang sudah diprogramkan dan harus siap menjadi mahasiswa Politeknik yang berbeda dari kampus lain, karena menjadi mahasiswa Politeknik itu tidak mudah perlu kerja keras untuk menciptakan SDM yang unggul,” ujar Muhammad Fajar Subkhan, S.T., M.T., selaku Direktur PNM.

Oleh : Cynthia CA & Ratriana

PKKMB 2019 Hari Ke-5

PKKMB 2019 Hari Ke-5

Kampus II Politeknik Negeri Madiun sebagai tempat dilaksanakannya PKKMB pada hari Jumat, 16 Agustus 2019. Apel pagi yang dimulai pada pukul 07.00 WIB menjadi acara pembuka untuk masa pengenalan kehidupan kampus hari ke-5. Kegiatan yang dilakukan antara lain pengenalan Himpunan Mahasiswa Jurusan yaitu Teknik, Akuntansi, dan Administrasi Bisnis serta pengenalan Hima Prodi dengan menyampaikan profil masing-masing kepada mahasiswa baru.IMG-20190817-WA0003Setelah istirahat, salat, dan makan siang pada pukul 13.00 WIB seluruh peserta PKKMB 2019 dikumpulkan di Aula Gedung Administrasi Bisnis untuk mendapatkan materi safety riding dari Polresta Kota Madiun. Materi yang disampaikan adalah tips mengemudi, helm SNI, faktor yang menyebabkan kecelakaan, dan lain-lain. Hymne dan Mars PNM disampaikan oleh UKM Paduan Suara yang dipimpin oleh Ibu Triana Prihatinta, S.Sos., M.M. kemudian para mahasiswa baru bergabung dan menunjukkan suara mereka. Tepat setelah penyampaian Hymne dan Mars, Ibu Dosen yang memiliki paras cantik tersebut juga merekomendasikan UKM Paduan Suara agar diikuti para mahasiswa baru. Sebelum waktu Asar, anggota DPM dan BEM memperkenalkan diri beserta status keanggotaan mereka di hadapan para mahasiswa baru dan menyampaikan cara menjadi salah satu bagian DPM maupun BEM. IMG-20190817-WA0004Sekitar pukul 16.00 WIB para peserta PKKMB menyanyikan lagu “Darah Juang” untuk membangkitkan semangat bagi mahasiswa baru. Lagu tersebut juga sebagai penutup dan penanda berakhirnya kegiatan PKKMB pada hari ini.

IMG-20190815-WA0016

Diklatsar dan PKKMB 2019 Hari Ke-4

Kamis, 15 Agustus 2019 merupakan hari terakhir mahasiswa baru Politeknik Negeri Madiun berada di Paskhas Lanud Iswahjudi. Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) selama empat hari tiga malam merupakan rangkaian kegiatan masa Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang dilangsungkan selama 6 hari.

Pada hari terakhir di Paskhas para mahasiswa baru mengawali hari dengan mempersiapkan diri, mengemasi barang bawaan, membersihkan barak tempat mereka tinggal selama Diklatsar, dan sarapan. Pada pukul 05.45 WIB para mahasiswa baru secara bergiliran menuju kampus II Politeknik Negeri Madiun dengan menaiki armada angkut Pashkas.
Dea Zahwa Ade Mirela, salah satu peserta Diklatsar dan PKKMB 2019 mengatakan, “Pelajaran yang saya dapat pada saat kegiatan Diklatsar di Paskhas, saya menjadi disiplin waktu, menghargai waktu, dan bisa mandiri. Hal yang paling menarik bagi saya adalah waktu pentas seni karena mahasiswa bisa bersatu padu untuk menampilkan masing-masing bakat. Pada malam keakraban para mahasiswa baru bisa membangun keakraban dan kami bisa lebih mawas diri. Di sana saya dapat membentuk mental yang lebih kuat”.

IMG-20190815-WA0015IMG-20190815-WA0012
Setelah sampai di kampus II Politeknik Negeri Madiun, para mahasiswa baru dikumpulkan di Aula Gedung Administrasi Bisnis. Di sana mahasiswa baru mendapat penjelasan materi mengenai Sistem Pendidikan Politeknik dan Politeknik Negeri Madiun yang disampaikan oleh Wakil Direktur l PNM, Bapak Yosi Afandi, S.Sos, M.AB. Selanjutnya materi mengenai Organisasi Kemahasiswaan yang disampaikan oleh Wakil Direktur lll, Bapak Prasetyo Yekti Utomo, S.E., M.M. Beliau mengatakan bahwa kemampuan akademik harus diimbangi dengan kemampuan softskill. Kemampuan ini tidak diajarkan pada mata kuliah tertentu, tapi diajarkan dalam Organisasi Kemahasiswaan (ORMAWA). Kemampuan softskill meliputi, kemampuan bekerjasama dengan orang lain dan kemampuan berkomunikasi. Materi lainnya yang disampaikan adalah UPT Perpustakaan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M), UPT TI, dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Kegiatan berakhir pada pukul 15.35 WIB dengan mahasiswa baru melaksanakan apel sore.
Nathania, Nurdian, Eva Nardya, Farida

IMG_3332_compress71

Kemeriahan Malam Terakhir di Paskhas

Serangkaian kegiatan Diklatsar yang berlangsung selama tiga hari di Paskhas Lanud Iswahyudi tak terasa telah usai. Kegiatan ini diakhiri dengan acara malam keakraban (makrab) yang bertempat di lapangan Yonko pada hari rabu malam (15/08/2019).

IMG_20190814_194343_compress67
Acara dimulai pada pukul 19.30 WIB dengan penampilan pentas seni dari setiap kompi. Penampilan pertama dari kompi empat yang mempersembahkan kesenian daerah berupa pencak silat ditambah dengan penampilan flasmob yang memeriahkan suasana. Penampilan kedua dari kompi satu yang luar biasa hebat dengan drama musikalisasi anoman obong. Penampilan ketiga dari kompi tiga juga membawakan anoman obong dengan kesan yang berbeda dari kekompakan gerakan yang mereka tampilkan. Dan penampilan terakhir yang tak kalah menarik yaitu dari kompi dua yang menampilkan pagelaran Stand Up yang sangat menghibur. Peserta Diklatsar sangat antusias mengikuti acara ini.

IMG_20190814_201632_compress11
Tak hanya usai disitu, acara semakin meriah dengan penampilan dari orkestra Navyla production dan salah satu peserta diklatsar yang menyumbangkan sebuah lagu. Tak hanya para peserta, para panitia, dosen, dan pelatih diklatsarpun ikut berbaur memeriahkan acara ini.

P_20190814_230732_compress10

Read More

IMG-20190813-WA0011

Pembukaan Diklatsar dan PKKMB 2019

Hari kedua Diklatsar dan PKKMB PNM 2019 pada tanggal 13 Agustus di Batalyon Komando 463/Trisula, Korps Pasukan Khas TNI AU Landasan Udara Iswahyudi Magetan. Kegiatan ini diawali dengan Upacara Pembukaan Diklatsar dan PKKMB 2019 yang dimulai pukul 07.35 WIB dan dipimpin langsung oleh M. Fajar Subkhan, S.T., M.T., selaku Direktur PNM. Setelah melaksanakan upacara pembukaan, peserta PKKMB 2019 melakukan serangkaian kegiatan, antara lain Latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), materi wawasan kebangsaan, serta pengenalan Alpal SAR. Danduk, selaku pelatih menuturkan untuk kedisiplinan sudah ada karena masa SMP dan SMA sudah dilewati, jadi tidak terlalu sulit untuk membina kedisiplinan yang sudah tertanam sejak dini.

IMG-20190813-WA0033

IMG-20190813-WA0031

Untuk sore harinya peserta PKKMB 2019 melakukan kegiatan Rappelling/Mountaineering. Kegiatan Diklatsar dan PKKMB 2019 hari kedua dilanjutkan setelah Isya. Peserta dibariskan sendiri antara laki-laki dan perempuan, kemudian berjalan kaki menuju lapangan untuk mengikuti kegiatan jurit malam. Sampai dilapangan peserta dibagi menjadi 16 peleton, masing-masing peleton terdiri dari 10 – 11 peserta. Setiap peleton berjalan mengikuti rute dan harus melewati pos-pos yang telah ditentukan pelatih. Kegiatan ini berakhir di lapangan tembak. Setelah kegiatan jurit malam selesai, semua mahasiswa baru kembali ke barak.

Tujuan kegiatan hari ini adalah melatih kekompakan, ketangkasan, dan keberanian. “Harapan saya ingin mendidik adik-adik ini terutama menanamkan jiwa kebangsaan, nasionalisme, dan patriotisme. Jiwa kebangsaan anak-anak ini menurun, makanya saya sebagai pelatih ingin membangkitkan kembali, ingin menggugah kembali, ingin menanamkan jiwa kebangsaan. Intinya biar semangat nasionalisme mereka tumbuh kembali,” ujar Danduk.

IMG-20190812-WA0022

Diklatsar Dan PKKMB 2019

IMG-20190813-WA0003

Diklatsar dan PKKMB Politeknik Negeri Madiun dilaksanakan pada tanggal 12-17 Agustus 2019 yang bertempat di Batalyon Komando 463 / Trisula, Korps Pasukan Khas TNI AU Lanud Iswahyudi Magetan, dan kampus II Winongo. Acara ini diikuti oleh 786 mahasiswa baru dan 19 mahasiswa angkatan 2018 yang terbagi menjadi empat kompi dan setiap kompi terdapat empat peleton. Sebelum menuju Paskhas, peserta berkumpul di Kampus II Winongo untuk melakukan absensi dan pengumpulan kertas papermoob. Kemudian pada pukul 14.00 WIB peserta diberangkatkan menuju Batalyon Komando 463 / Trisula, Korps Pasukan Khas TNI AU Lanud Iswahyudi Magetan, dengan menggunakan kendaraan TNI. Pelatih memimpin baris berbaris untuk melakukakn pendisiplinan. Dan tujuan diadakannya Diklatsar dan PKKMB untuk pengenalan hidup diperkuliahan, melatih kedisplinan, serta merekatkan jalinan pertemanan satu angkatan.

IMG-20190812-WA0019
Untuk tema PKKMB tahun ini adalah “Profetik Muda Membangun Bangsa”. Dimana tema ini berarti, peralihan masa dari SMA kebangku perkuliahan dan bisa lebih siap menghadapi kehidupan di kampus yang berbeda dengan masa SMA. “Paskhas dipilih sebagai tempat Diklatsar karena tergantung atasan dan yang terpenting merupakan tempat kemiliteran yang membangun sikap kedispilan,” ujar Putri Rahmawati selaku Wakil Ketua Pelaksana.
Manfaat yang didapat bila mengikuti PKKMB yang merupakan kegiatan wajib tahunan, dan mendapat sertifikat yang diperlukan sebagai salah satu syarat kelulusan. Dimana sertifikat ini dibutuhkan pada saat Tugas Akhir. “Harapan saya untuk PKKMB tahun ini lancar, dan tanpa ada halangan. Jika ada halangan dapat dilewati bersama karena untuk mahasiswanya sendiri bertambah, dari sekitar 500 anak, tahun ini ada 800 anak,” ujar Putri Rahmawati.

Yudisium Jurusan Teknik

Meriahnya Yudisium Teknik 2019

IMG-20190809-WA0012[1]

Pada hari Rabu, 07 Agustus 2019 pukul 08.45 WIB bertempat di Gedung M.Nuh, Kampus I Politeknik Negeri Madiun telah diadakan Yudisium Teknik 2019. Acara ini dihadiri oleh Wakil Direktur I Yosi Afandi, S.Sos., M.A.B., Dosen Jurusan Teknik, staff, serta 170 mahasiswa JurusanTeknik. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sambutan oleh Ketua Jurusan Teknik, Muhammad Erik Echsony, S.ST., M.T. Kemudian pembacaan nilai dari tiap-tiap Prodi dan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng. Mahasiswa peraih nilai tertinggi yaitu Dewi Apriliana dari Prodi Teknik Komputer Kontrol dengan IPK 3,79, Muchsin Safi’i dari Prodi Teknik Listrik dengan IPK 3,67, dan Rendyatama Hendra Kurniawan dari Prodi Mesin Otomotif dengan IPK 3,65. Selanjutnya adalah penyerahan penghargaan kepada ketiga lulusan terbaik dan sambutan dari mereka.
Acara menjadi semakin meriah ketika dari tiap-tiap Prodi memberikan dukungan dan kejutan berupa penurunan banner dan menyanyikan yel-yel. Bahkan acara yudisium tahun ini lebih meriah dari tahun sebelumnya karena dari semua Prodi mengadakan arak-arakan dengan menyanyikan lagu dan mengibarkan bendera dari masing-masing Prodi. Hal ini dibenarkan oleh Dyah Pranesti N. P., selaku Wakil Pelaksana Yudisium. Ia mengatakan, “Mahasiswa Teknik sangat antusias, terbukti dengan saat pelaksanaan yudisium hampir semua mahasiswa Jurusan Teknik menghadirinya, sehingga yudisium kali ini bisa dikatakan lebih meriah dari tahun sebelumnya.”IMG-20190809-WA0013[1]
Dari perwakilan UKM dan Prodi juga menampilkan persembahan untuk mahasiswa angkatan 2016. UKM IPSI menampilkan seni pencak silat dan perwakilan dari Prodi Teknologi Informasi menyanyikan beberapa lagu. Tidak hanya itu saja, mahasiswa angkatan 2016 juga mendapatkan ucapan berupa video dari Hima Prodi dan HMJT. Acara ditutup dengan doa dan dilanjutkan dengan foto bersama tiap Prodi.

Oleh : Agustin Devita S dan Yustira Diah P

 

IMG_3903_compress76

Pembekalan Diklatsar dan PKKMB 2019

Pada hari Sabtu, 03 Agustus 2019 pukul 08.00 WIB bertempat di Gedung M. Nuh Kampus I Politeknik Negeri Madiun telah diadakan Pembekalan Diklatsar dan PKKMB 2019. Pembekalan Diklatsar dan PKKMB dihadiri oleh seluruh mahasiswa baru yang berjumlah 768 orang serta panitia Diklatsar dan PKKMB.

IMG_3846_compress79
Acara dimulai dengan pengarahan baris perpeleton yang dipandu oleh Putri Rahmawati, selaku Ketua Koordinator mahasiswa baru. Kemudian perkenalan Dekan perpeleton dan dilanjutkan pembagian eco bag pack, topi rimba, dan lain sebagainya untuk perlengkapan Diklatsar dan PKKMB. Diklatsar akan dilaksanakan di Paskhas (Pasukan Khas TNI Angkatan Udara) pada tanggal 12 – 15 Agustus 2019 dan PKKMB dilaksanakan di Kampus II Politeknik Negeri Madiun pada tanggal 16 – 17 Agustus 2019. “PKKMB bertujuan untuk mengenalkan lingkungan kampus, seperti struktur kampus dan pengenalan sekilas Prodi. Diklatsar menumbuhkan rasa bela negara, kekeluargaan, dan kedisiplinan mahasiswa baru,” ujar Putri Rahmawati.

IMG_3916_compress92

Acara berikutnya yaitu sosialisasi dari BNI serta penjelasan tata tertib Diklatsar dan PKKMB oleh Bapak Ahmad Kudhori, S.E., M.Si. Kemudian dilanjutkan dengan mengumpulkan mahasiswa baru yang mempunyai riwayat sakit untuk didata agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan selama kegiatan Diklatsar dan PKKMB berlangsung.

IMG_3913_compress71

IMG_3851-1_compress91
Peserta Diklatsar dan PKKMB sangat antusias memperhatikan dan aktif bertanya perihal perlengkapan yang sekiranya kurang dimengerti. Perasaan saya saat akan mengikuti Diklatsar dan PKKMB 2019 ini senang dan bersemangat pastinya, apalagi dengan adanya Diklatsar yang dilatih oleh TNI untuk melatih kedisiplinan, ketertiban, ketepatan waktu, dan sebagainya yang sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari dalam lingkup perkuliahan maupun pada saat bekerja nantinya, ujar Alivia, salah satu mahasiswa baru Jurusan Akuntansi.

Oleh : Jujuk Widyawati dan Rima Wahyunita Sari