DSC05660.JPG

Munas Ke-XII dan Pelatnas Ke-IX APMPI Sukses Digelar

Serangkaian kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Ke-XII dan Pelatihan Nasional (Pelatnas) Ke-IX Aliansi Pers Mahasiswa Politeknik Indonesia (APMPI) telah diselenggarakan mulai tanggal 19-22 Juni 2019. Berdasarkan keputusan pada Munas ke-XI dan Pelatnas ke-VIII di Politeknik Negeri Media Kreatif, pada tahun ini Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) menjadi tuan rumah.

DSC05716.JPG

Kegiatan ini dihadiri oleh para delegasi Pers Mahasiswa dari 7 Politeknik di Indonesia yaitu Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), Politeknik Negeri Lampung (Polinela), Politeknik Negeri Medan (Polimed), Politeknik Tanah Laut (Politala), Poltekkes Tanjung Karang, Poltekkes Kemenkes Malang, dan Politeknik Negeri Madiun (PNM) yang sangat antusias mengikuti kegiatan tahunan ini. PNM sendiri mengirimkan 2 delegasinya, yaitu Arin Triretmawati dan Daniel Cahyo Nugroho.

DSC05911.JPG
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Direktur III Poliban Hj.Nurhidayati, M.Pd. pada Kamis (20/06/19). Kemudian dilanjutkan dengan Pelatnas ke-IX APMPI dengan mengusung tema “Menumbuhkan Jiwa Pers yang Kritis dan Proaktif terhadap isu-isu yang berada di Media Sosial” yang digelar di Gedung Serba Guna Poliban. Pemateri acara ini adalah Muhammad Royan Naimi selaku Manajer Digital Banjarmasin Post Group dan Ratna Sari Dewi Reporter dan Host TVRI Kalimantan Selatan. Pada Pelatnas ini, para peserta diberikan seminar tentang bagaimana cara liputan dan membuat berita yang benar.
Pada hari berikutnya dilaksanakan Munas ke-XII APMPI yang bertempat di ruang rapat Poliban. Acara ini membahas AD/ART APMPI yang kemudian dilanjutkan dengan menentukan Pimpinan Umum APMPI periode 2019/2020. Pada pemilihan ini, terpilihlah Jufi Luhur Mahasiswa dari Poltekkes Kemenkes Malang sebagai Pimpinan Umum APMPI periode 2019/2020. Acara ini kemudian ditutup oleh Jufi luhur selaku Pimpinan Umum baru dan Fachrido Noval selaku ketua pelaksana.




Oleh : Daniel & Fairuz

IMG-20190622-WA0002

Antusiasme dalam Seleksi Ujian Masuk Politeknik Negeri 2019

Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN) adalah salah satu seleksi penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan secara serentak oleh seluruh Politeknik Negeri se-Indonesia pada hari Sabtu, 22 Juni 2019. Di Politeknik Negeri Madiun (PNM) sendiri diselenggarakan di Gedung M. Nuh Kampus I. Pada tahun ini jumlah peserta yang mengikuti UMPN meningkat pesat yaitu berjumlah 1867 calon mahasiswa baru sedangkan pada tahun 2018 kurang lebih hanya 600 calon mahasiswa baru. Kuota penerimaan mahasiswa baru PNM tahun 2019 sebanyak 738 mahasiswa. Untuk jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri (PMDK-PN) 40%, jalur UMPN 40%, dan jalur mandiri sebanyak 20% dari total keseluruhan mahasiswa baru yang akan diterima tahun ini.

UMPN tahun ini terdapat dua sesi. Sesi I dimulai pada pukul 08.30 WIB s.d 11.00 WIB yang diikuti oleh 942 calon mahasiswa baru bidang rekayasa. Selanjutnya sesi II dimulai pada pukul 13.00 WIB s.d 15.30 WIB yang diikuti oleh 925 calon mahasiswa baru bidang tata niaga. Pada bidang rekayasa materi yang diujikan adalah matematika, fisika, bahasa indonesia, dan bahasa inggris. Sedangakan pada bidang tata niaga materi yang diujikan adalah matematika, ekonomi, akuntansi, bahasa indonesia dan bahasa inggris. Terlihat antusiasme calon mahasiswa baru dalam mengikuti UMPN 2019, “Saya mengambil program studi (Prodi) Perkeretaapian karena sejak kecil saya ingin berkecimpung di dunia perkeretaapian,” ujar Alwi yang merupakan salah satu peserta UMPN 2019. Sama halnya dengan Devi yang mengatakan, “berkat usaha dan doa, saya Inshaallah yakin akan diterima di Politeknik Negeri Madiun Prodi Mesin Otomotif.”

Sebagai Ketua Pelaksana UMPN 2019, Fredy Susanto, S.Pd., M.Pd. mengatakan kendala yang paling utama adalah jumlah ruang yang terbatas. Oleh sebab itu sebagian calon mahasiswa baru melakukan ujian di lantai dasar yang seharusnya berfungsi sebagai tempat parkir kendaraan roda dua. “Harapannya semakin lama semakin banyak pendaftar jadi seleksinya semakin ketat, jadi dimohon mempersiapkan diri menghadapinya,” ujar Fredy saat ditanya mengenai harapan UMPN kedepannya. Dan hasil tes hari ini akan diumumkan pada tanggal 27 Juni 2019.
Oleh : Nathania, Ria & Fairuz

IMG-20190616-WA0000

KELUARGA BARU KM PNM

IMG-20190616-WA0002Minggu, 16 Juni 2019 Keluarga Mahasiswa Politeknik Negeri Madiun (KM PNM) mengadakan Sidang Istimewa Keluarga Mahasiswa PNM yang dilaksanakan di gedung M. Nuh Ruang 206 Kampus 1 PNM. Inti dari sidang ini adalah pengesahan status dua hima baru yaitu Himpunan Mahasiswa Teknik Perkeretaapian (HIMA-TKA) dan Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi (HIMATIF). Acara ini dihadiri oleh Presiden BEM, pengurus inti dari HIMA-TKA dan HIMATIF, serta seluruh Ketua ORMAWA PNM.
Sebelum kedua hima ini disahkan, ada beberapa syarat yang harus terpenuhi antara lain, mendapat dukungan 50% + 1 dari mahasiswa prodi yang bersangkutan dibuktikan dengan fotocopy kartu tanda mahasiswa, memiliki program kerja minimal satu periode kepengurusan, memiliki minimal 20 anggota mahasiswa aktif, memiliki AD/ART, serta struktur organisasi dan lambang himaprodi. Dengan terpenuhinya syarat-syarat tersebut, maka HIMA-TKA dan HIMATIF secara resmi telah disahkan statusnya di dalam Keluarga Mahasiswa PNM sebagai hima prodi baru dibawah naungan Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik (HMJT) dan dibawah pengawasan Badan Eksklusif Mahasiswa (BEM).

“Harapan saya kedepannya HIMA-TKA dapat menjadi wadah bagi mahasiswa TKA untuk aktif dalam organisasi baik secara internal maupun eksternal kampus.”, ujar Khairul Anam Basyar selaku Ketua HIMA-TKA. Sedangkan harapan dari Ridho Agung selaku Ketua HIMATIF yaitu “HIMATIF dapat menyusul ORMAWA lainnya dalam menjalankan program kerjanya dengan baik dan berkonstribusi untuk Politeknik Negeri Madiun”.
Penulis : Cynthia CA & Dewi Munjung