IMG-20181209-WA0003

PNM Kembali Berlaga di KMLI ke – X

Politeknik Negeri Madiun (PNM) kembali mengikuti Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) di Politeknik Negeri Bandung pada tanggal 14 – 17 November 2018. Sebagai informasi, KMLI adalah kompetisi mobil listrik yang diselenggarakan setiap tahun oleh Politeknik Negeri Bandung. Tahun ini adalah periode ke-10 diadakannya kompetisi mobil listrik tersebut.

IMG-20181209-WA0002

Konsep mobil listrik yang diberi nama FUSENA ini berbeda dengan tahun lalu. Oleh karena itu, para anggota tim KMLI PNM, MOLIKOM AE, merombak rangka dan body mobil dari tahun kemarin. “Kita merombak rangka dan body dari tahun kemarin. Serta penggeraknya juga baru,” ucap Darma Aji, mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Otomotif semester 3 yang turut menjadi anggota dari tim tersebut.
Anggota lain dari MOLIKOM AE, Fauzan, menambahkan jika mobil ini memakai mesin motor baru. “Memakai motor BLDC 800 watt yang berjumlah 2. Serta menambahkan baterai baru yang kapasitasnya 45 amper,” ujar mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Otomotif semester 5 tersebut. Selain merombak rangka dan body mobil, tipe motor yang digunakan pun berbeda. “Konsepnya berbeda. Tahun kemarin memakai rantai dan berpenggerak akhir yang keseluruhan rodanya 14 inchi. Sekarang memakai tipe motor BLDC on Wheel 800 watt Hi Grid. Jadi posisi dinamo langsung di pelek belakang dua-duanya,” ungkapnya. Secara keseluruhan, kemajuan untuk tahun ini bagus dan sesuai prediksi awal.
Darma Aji yang baru pertama kali mengikuti kompetisi ini pun mengatakan bahwa ia mendapat banyak pengalaman. “Yang pertama itu kita dapat mengetahui kualitas kampus lain dan sejauh mana kualitas mobil yang kita buat tahun ini. Dan disegi lain kita mendapat banyak teman disana, untuk mewujudkan mobil listrik kedepannya yang lebih baik,” ujarnya.

Irma Alaynaa Utari

IMG-20181205-WA0032

Cakra Jagad PNM Mengharumkan Nama PNM

IMG-20181205-WA0031

KMHE atau Kompetisi Mobil Hemat Energi adalah event yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Republik Indonesia (Kemenristekdikti) dalam skala nasional, tiap tahunnya memperlombakan mobil kreasi mahasiswa dari berbagai lembaga pendidikan tinggi. KMHE berorientasi pada efisiensi energi dari mobil rancangan mahasiswa hasil pengaplikasian ilmu yang diterima selama kuliah. Perlombaan dibagi menjadi 2 kategori kendaraan, yaitu Urban dan Prototype. Mobil dalam KMHE dibagi menjadi 4 kelas berdasarkan motor penggerak yang digunakan, diantaranya Motor Pembakaran Dalam (MPD) Gasoline, MPD Etanol, MPD Diesel dan Motor Listrik.

Pada tahun ini Politeknik Negeri Madiun (PNM) kembali mengikuti kompetisi tersebut yang diselenggarakan di Universitas Negeri Padang pada tanggal 27 November – 1 Desember 2018. Tim dari PNM, Cakra Jagad PNM, mendapat peringkat 2 nasional dalam kelas Prototype Etanol dari 4 peserta.

Perlu waktu 6 bulan untuk mempersiapkan mobil hemat energi ini. “Persiapannya mulai dari riset di kampus, seperti riset body dan mesin. Kemudian pengiriman mobil melalui kargo menuju Padang,” ucap Reza, mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Otomotif semester 5 selaku ketua dari Tim Etanol. Ia pun juga mengatakan bahwa konsep dari mobil ini adalah mobil hemat energi dan ramah lingkungan serta mengedepankan Aerodinamik.
IMG-20181205-WA0033

Menurut Reza, pengalaman yang ia dapatkan selama mengikuti kompetisi ini ialah teamwork, kekompakan, dan bisa sharing dengan peserta dari universitas lain.
Nanang Romandoni, S.Pd., M.T., selaku dosen pembimbing kegiatan ini mengungkapkan bahwa kesulitan yang dialami adalah teknis pembuatan kendaraan itu sendiri. “Kesulitan diteknis pembuatan kendaraan karena mahasiswa semester 5 pada waktu itu melakukan PKL (Praktek Kerja Lapangan) jadi untuk membuat mobilnya singkat,” ujar Beliau. Beliau pun mempunyai harapan agar pada tahun berikutnya, ketika akan mengikuti kompetisi ini untuk melakukan upgrade pada body kendaraan dan penggerak agar lebih ringan serta bisa bersaing dengan kampus-kampus lain