IMG-20181004-WA0058

MPJ untuk Solidaritas

MPJ atau Masa Pengenalan Jurusan merupakan kegiatan yang memperkenalkan para mahasiswa baru kepada jurusannya masing-masing. Kegiatan MPJ di Politeknik Negeri Madiun (PNM) berlangsung pada tanggal 8 – 29 September 2018. Kegiatan ini berlangsung selama 1 bulan dengan 4 kali pertemuan yang dilaksanakan tiap hari Sabtu. MPJ tersebut dilaksanakan di dua tempat. Jurusan Teknik melaksanakan MPJ di Kampus 1 dan jurusan Komputerisasi Akuntansi serta Administrasi Bisnis bertempat di Kampus 2.

IMG-20181004-WA0060

IMG-20181004-WA0062

Kegiatan MPJ turut memupuk harapan-harapan para kakak tingkat kepada mahasiswa baru. Sapto Wahyu Utomo selaku Ketua Pelaksana MPJ Administarsi Bisnis memiliki harapan agar semua mahasiswa baru dari Program Studi Administrasi Bisnis dan Bahasa Inggris bisa lebih mengerti dan mencintai jurusannya, “Harapannya biar semua maba dari Adbis maupun Bahasa Inggris bisa lebih mencintai dan lebih mengerti jurusannya masing-masing, juga menghilangkan sifat apatis maba dalam dunia kampus dan untuk lebih peduli pada kampus,” ujarnya.

Harapan yang lain, agar para mahasiswa baru lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus, “Selain agar para maba mengenal jurusan dan prodinya, juga agar para maba ini lebih cepat beradaptasi dengan kampus dan lepas dari kebiasaan selama di SMA/SMK dan juga agar lebih mengenal kakak-kakak tingkat. Jadi, jika nanti mereka butuh bantuan dari kakak tingkat sudah tidak sungkan lagi,” ujar Ayub Krisna, Ketua Pelaksana MPJ Program Studi Teknik Komputer Kontrol.

IMG-20181004-WA0058

Selain harapan agar lebih dekat dengan para kakak tingkat, Deva Aji Pramesti selaku Ketua Pelaksana MPJ Program Studi Teknik Listrik mengungkapkan agar mahasiswa baru Program Studi Teknik Listrik tetap solid dengan meningkatkan tali kekeluargaan dalam Himpunan Mahasiswa Teknik Listrik. Ia juga berharap agar mereka lebih banyak mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan lomba-lomba yang berkaitan dengan kelistrikan.

IMG-20181004-WA0056

Menjadi lebih solid dan menghapuskan istilah geng-gengan diungkapkan oleh Dimas Sutapratama selaku Wakil Ketua Pelaksana MPJ Program Studi Mesin Otomotif sebagai harapannya, “Saya harap tidak ada istilah geng-gengan lagi karena kalian satu keluarga, terus yang dulunya masih takut semoga lebih berani lagi karena tujuan kita disini membentuk karakter yang lebih berani dan solid juga jangan ada dendam dengan para kakak-kakak senior karena kami disini hanya membantu membentuk karakter agar lebih baik,” ujarnya.

IMG-20181004-WA0057

Menumbuhkan semangat kekeluargaan antar mahasiswa Jurusan Teknik dan menumbuhkan pola pikir prestise merupakan harapan dari Ebal Purwo Febrianto selaku Ketua Pelaksana MPJ Teknik, “Selain itu agar mahasiswa Jurusan Teknik dapat melatih keterampilan berkomunikasi dan beradaptasi dengan lingkungan kampus yang amat sangat berbeda dengan SMA/SMK,” ujarnya.

Richie Dwi Andika Putra, Ketua Pelaksana MPJ Komputerisasi Akuntansi berharap agar para mahasiswa baru mendapat bekal ilmu diluar ilmu perkuliahan, “Harapan saya agar mahasiswa terbekali dengan berbagai ilmu disamping perkuliahan seperti mengikuti organisasi di dalam kampus terutama di Jurusan Komputerisasi Akuntansi serta mempunyai moral dan perilaku yang baik,” ungkapnya.
Selain harapan dari kakak tingkat, harapan lain juga datang dari para dosen. Drs. Aminuddin Aziz, M.Si., Ketua Jurusan Administrasi Bisnis menuturkan bahwa para mahasiswa baru khususnya dari Program Studi Administrasi Bisnis dan Bahasa Inggris harus sangat mengenal jurusannya dan menghapuskan gap atau jarak antar mahasiswa, “Mahasiswa harus memiliki solidaritas agar tidak ada lagi gap antara senior dan junior maupun antara Administrasi Bisnis dan Bahasa Inggris karena kita disini berada di dalam satu jurusan yaitu Administrasi Bisnis. Selain itu, Pak Amin berharap agar Jurusan Administrasi Bisnis semakin solid, utuh, dan integritasnya meningkat,” ujar Beliau.

Muhammad Erik Echsony, S.ST., M.T., pun menuturkan agar acara MPJ tidak ada agenda-agenda tersendiri, “Seperti kegiatan yang sifatnya secara fisik itu tidak ditiadakan. Selain itu, agar waktu pelaksanaannya tidak di hari Sabtu, jadi waktunya disela-sela jam kuliah seperti tahun lalu. Agar Bapak Ibu dosen bisa mengontrol. Namun secara umum sudah baik,” ujar Ketua Jurusan Teknik tersebut.

Dewi Kirowati, S.E., M.M., selaku Ketua Jurusan Komputerisasi Akuntansi mengungkapkan harapan untuk MPJ tahun depan agar kegiatannya lebih mengarah ke kegiatan seminar, “Boleh dilaksanaakan, tapi arahan saya bukan rambu-rambunya ke kegiatan seperti itu (MPJ), saya hanya mengarahkan pada satu kegiatan seminar untuk mahasiswa baru karena nanti lebih berguna,” ujar Beliau.

Prasetyo Yekti Utomo, S.E., M.M., turut berharap agar para mahasiswa membuat acara yang lebih kreatif, “Kedepan kalau membuat acara itu yang lebih inovatif dan kreatif karena levelnya sudah mahasiswa. Terus sekali lagi saya tidak suka jika acara seperti itu hanya dijadikan ‘cari panggung’ oleh kakak-kakak yang hanya ingin nampil di depan adik-adiknya saja,” ujar Wakil Direktur III PNM tersebut.

MPJ bukan ajang senioritas yang menunjukkan bahwa senior diatas segalanya dibanding juniornya. Lebih dari itu, MPJ merupakan ajang untuk menumbuhkan jiwa-jiwa solidaritas antar mahasiswa dan mengenal para kakak tingkat sehingga mereka tidak merasa sungkan jika membutuhkan bantuan. MPJ juga menjadi sarana untuk menumbuhkan sifat-sifat sosial seperti kekeluargaan, tolong-menolong, lebih peduli terhadap sekitar, dan mencintai jurusan serta kampusnya.

IMG-20180930-WA0046

Wisuda PNM 2018: Pendidikan untuk Melahirkan Pemimpin Masa Depan

IMG-20180930-WA0048

Untuk yang ke-13 kalinya, Politeknik Negeri Madiun (PNM) mengadakan acara wisuda yang digelar di Ballroom The Sun Hotel Madiun. Acara ini dihadiri 462 mahasiswa dari seluruh Program Studi yang ada di PNM. Acara dimulai pukul 08.00 WIB, dibuka dengan penampilan dari UKM Tari yang mempersembahkan Tari Sekar Pudyastuti.

Acara dilanjut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, berkolaborasi dengan Blue Shine Choir atau UKM Paduan Suara. Pukul 08.25 WIB dimulai pengukuhan wisudawan oleh Direktur PNM, Bapak Muhammad Fajar Subkhan, S.T., M.T., dan diselingi dengan lagu persembahan dari Blue Shine Choir.

Penyerahan ijazah dan penyampaian ucapan selamat oleh Direktur PNM dan Ketua Jurusan dimulai pukul 08.40 WIB. Penyerahan dimulai dari Prodi Administrasi Bisnis, selanjutnya Prodi Bahasa Inggris, dan Prodi Komputerisasi Akuntansi.

IMG-20180930-WA0047

Sebelum melanjutkan acara penyerahan ijazah, waktu istirahat diisi dengan pemutaran video PPKMB 2015 dan kemudian dilanjutkan dengan beberapa persembahan lagu dari Blue Shine Choir. Pukul 09.45 WIB mulai kembali melanjutkan acara penyerahan ijazah dan ucapan selamat untuk Prodi Mesin Otomotif, Prodi Teknik Komputer Kontrol, dan Prodi Teknik Listrik. Setelah penyerahan ijazah selesai, dilanjutkan dengan janji wisuda yang dipimpin oleh salah satu mahasiswa dari Jurusan Teknik.

IMG-20180930-WA0045

Penyerahan penghargaan lulusan terbaik menjadi acara berikutnya setelah pengucapan janji wisudawan. Acara dilanjutkan dengan penyerahan wisudawan pada IKA PNM, yaitu menyerahkan wisudawan pada alumni lulusan Politeknik Negeri Madiun. Sebelum acara wisuda berakhir, Direktur PNM menyampaikan sambutan lalu dilanjutkan sambutan dari Walikota atau yang mewakili.

Pesan dan kesan wisudawan menjadi acara berikutnya sebelum doa dan penutup. Didapat dari hasil wawancara pada salah seorang wisudawan menjelaskan mengenai usaha dan kendala yang dihadapi selama menjadi mahasiswa di Politeknik Negeri Madiun.

“Dari dulu pokoknya waktu kuliah itu kita itu belajar serius. Terus kemudian masalah mengerjakan tugas-tugas itu harus dikerjakan sesuai dengan targetnya. Jadi, meskipun ada kendala di waktu ujian tugas akhir, tapi kita harus tetap semangat dan terus berjuang sampai bisa lulus. Untuk kendala yang dihadapi, oh banyak. Dulu itu waktunya mepet terus kemudian banyak trouble di komponen kemudian di postfet dan bimbingan pada dosen,” jelasnya.

Harapan untuk Politeknik Negeri Madiun dan bagi Wisudawan. Wisudawan yang menjadi narasumber menjelaskan mengenai harapannya.

“Untuk Poltek, semoga Poltek lebih maju kedepannya, semoga Poltek bisa mengeluarkan lulusan terbaiknya, semoga lulusan Poltek bisa menjadi manusia yang bermanfaat dan berguna bagi nusa bangsa dan negara. Untuk wisudawan, selamat dan sukses atas wisudanya kemudian semoga setelah lulus bisa mendapat pekerjaan yang baik, bisa membanggakan orang tua, dan mengangkat derajat orang tuanya,” ujarnya.

Sedangkan dari pihak dosen, Bapak Dr. Imam Mudofir, S.Pd., M.Pd. menjelaskan harapan dan pesannya untuk para wisudawan.“Yang saya harapkan dari mahasiswa lulusan Politeknik Negeri Madiun, yang pertama bisa mengamalkan ilmunya untuk dirinya sendiri untuk masyarakat, bisa mengapilkasikan ilmunya nanti kalau mereka sudah keluar dari Politeknik Negeri Madiun, bisa menjalankan semua aktivitas di pekerjaan yang sesuai dengan ilmu yang telah didapat dari Politeknik Negeri Madiun baik itu secara teori maupun prakteknya, karena di Politeknik Negeri Madiun kan sudah ada keahlian baik softskill dan hardskill. Karena di Politeknik Negeri Madiun ada kurikulum yang mengatakan bahasanya praktek dan teori. Pesan untuk wisudawan, terus semangat, jaga nama untuk diri sendiri, jaga nama baik keluarga besar Politeknik Negeri Madiun, terus maju, sukses seterusnya,” jelas Beliau.