Our Services

Latest Blog Posts

IMG-20200216-WA0001
February 17, 2020 perspnm
Ikrar Ketua Ormawa

Read More

February 4, 2020 perspnm
Anniversary HMJAB

Anniversary HMJAB Sabtu, 1 Februari 2020 Himpunan Mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis (HMJAB)  mengadakan acara untuk memperingati Hari Jadi yang ke-4. Pada tahun ini HMJAB mengusung tema  “Fantasy Light”. Acara ini merupakan acara puncak dari serangkaian acara-acara sebelumnya, seperti diadakan lomba Mobile Legends sehari sebelum puncak acara, dan final pertandingan final pada tanggal 1 Februari 2020. DSC_0264.JPG_compress0 Selain Mobile Legends, untuk memeriahkan acara juga diadakan lomba ABCD (Adbis Beauty Creative and Design) yang merupakan lomba fashion show busana dari bahan bekas dan diikuti mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis angkatan 2019. Mahasiswa mulai menyiapkan lomba ini dari akhir November 2019. Pemenang dari lomba ABCD diraih oleh Administrasi Bisnis kelas 2D sebagai juara 1, Administrasi Bisnis kelas 2A sebagai juara 2 dan juara 3 diraih oleh Bahasa Ingris kelas 2B. Panitia telah matang mempersiapakan acara ini dari awal Desember hingga terlaksana di bulan Februari. Pengurus HMJAB dan volunteer yang direkrut sejak pertengahan bulan November menjadi panitia di acara ini. Acara ini turut dimeriahkan oleh beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) IPSI, UKM Tari, serta mendatangkan demisioner dari mahasiswa Prodi Bahasa Inggris yang menampilkan stand up comedy. Kemeriahan acara ini berlangsung dari pukul 18.00 WIB s.d 21.00 WIB. Penulis : Farikhul ulum

DSC_0061.JPG-1_compress1
IMG-20191202-WA0019
December 2, 2019 perspnm
Orasi dan Debat Terbuka Capres dan Cawapres

Sebagai organisasi kampus yang hidup dan senantiasa dinamis serta menjadi wadah seluruh mahasiswa dalam mengembangkan bakat dan kemampuannya agar memiliki kekayaan di bidang  ilmu pengetahuan, seni dan beragam ketrampilan lainnya, maka Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Politeknik Negeri Madiun (BEM-KM PNM) pada hari Senin (2/12/2019), bertempat di Hall Gedung M. Nuh Kampus 1 PNM, telah mengadakan Orasi dan Debat Terbuka Calon Presiden dan Wakil Presiden BEM-KM PNM periode 2019 – 2020. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjut dengan sambutan dari ketua Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) PNM, M. Farhan Ardhiansyah dan Perwakilan BEM-KM PNM, Ade Kurniawan. Acara yang berlangsung dengan tertib dan kondusif tersebut, dihadiri oleh anggota BEM-KM PNM Periode sebelumnya, Ketua Himaprodi (Kahima), dan mahasiswa/i Politeknik Negeri Madiun. Ada empat pasang kandidat yang mencalonkan diri mereka sebagai Presiden dan Wakil Presiden BEM-KM PNM periode 2019-2020, keempat kandidat tersebut yakni: 1. Capres : Satria Surya Budi P Wapres : Putri Rahmawati 2. Capres : Rendy Kharisma Aksmala Wapres : Siti Dwi Cahyowati 3. Capres : Mohammad Kusdiantoro Wapres : Sukma Candra Dewi 4. Capres : Risang Raspita Wapres : Hanif Zuniar Haq Dalam orasi dan debat terbuka Calon Presiden dan Wakil Presiden BEM-KM PNM tersebut, keempat pasang calon menjelaskan visi dan misi mereka, serta  program kerja yang akan mereka usung. Dalam kesempatan ini, respon para hadirin cukup antusias untuk melemparkan sejumlah pertanyaan kepada keempat pasang kandidat. Pada akhir acara, keempat pasang kandidat diberi kesempatan menyampaikan closing dan statement masing-masing.

IMG_7624.JPG
December 1, 2019 perspnm
Lomba Story Telling dan Speech Contest

Bertepatan dengan acara anniversary Himpunan Mahasiswa Bahasa Inggris (HIMAGS) Politeknik Negeri Madiun (PNM) telah dilaksanakan acara lomba Story Telling dan Speech Contest dengan tema “Tropical Vibes”. Acara ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 30 November 2019 pukul 08.00 pagi di Kampus 1 PNM. Lomba diikuti oleh pelajar SLTA sederajat se-Karisidenan Madiun. Peserta lomba Story Telling sebanyak 30 peserta bertempat di hall Kampus 1 PNM dan sebanyak 31 peserta untuk lomba Speech Contest di auditorium Kampus 1 Politeknik Negeri Madiun. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan sambutan oleh Kepala Program Studi (Kaprodi) Bahasa Inggris Muhyiddin Aziz, S.S., M.Pd dan penampilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni tari. Acara berlansung dengan meriah dari peserta Story Telling yang membawakan cerita tentang legenda. Sebelum pengumuman pemenang lomba Story Telling dan Speech Contest peserta dihibur dengan penampilan akustik dari ABC Akustik yang membawakan beberapa lagu. IMG_7612.JPG Hasil wawancara dari salah satu peserta lomba yaitu Yulia dari SMAN Pilangkenceng mengutarakan bahwa lomba ini sangat menarik dan memiliki kesan yang sangat bagus. ”Baru pertama kali masuk sudah disuguhi hiasan-hiasan jadinya fresh gitu. Interesting banget sih”. Pemenang dari lomba Story Telling adalah Ade Rahma Yolanda (SMA Negeri 3 Ponorogo), Juara 2 Chintya Bella Puspita (SMA Negeri 3 Ponorogo), dan Juara 3 Azelia Syifa Wellantari ( SMA Negeri 3 Taruna Angkasa JATIM ). Sedangkan lomba Speech Contest dimenangkan oleh Dias Rachma Rosalina (SMA Negeri 1 Geger), Juara 2 Billy Imam Saksana (SMA Negeri 5 Madiun), dan Juara 3 Nissa Eka Pratiwi (SMA Negeri 3 Taruna Angkasa JATIM). Penyerahan tropi dan hadiah diwakilkan oleh Drs. Yulius Harry Widodo, M. Hum. dan Dr. Imam Mudofir, S.Pd., M.Pd. Penulis : Rika Dianawati

November 22, 2019 perspnm
Fusena Evo.2: Batu Loncatan KMLI Tahun Mendatang

Keberadaan bahan bakar yang semakin menyusut, menuntut dewasa ini untuk menciptakan inovasi baru. Melalui KMLI (Kompetisi Mobil Listrik Indonesia) yang ke-XI, diharapkan konsumsi bahan bakar bisa tergantikan melalui energi listrik. Selain penemuan alternatif untuk bahan bakar, KMLI yang digelar di Politeknik Negeri Bandung pada 14 hingga 16 November 2019 lalu juga bertujuan untuk pengembangan Mobil Listrik (ML). IMG_2847.JPG_resize_36 Tim Politeknik Negeri Madiun (PNM) sendiri memberikan sedikit sentuhan inovasi untuk KMLI tahun ini, yakni dengan mengurangi beban kendaraan Fusena Evo.2 (nama mobil listrik PNM) agar lebih ringan dan desain yang lebih ramping untuk mendapatkan aerodinamis dibandingkan tahun lalu. Nama Fusena dipilih karena memiliki arti perpaduan kilau cahaya dan Evo.2 adalah evolusi dari mobil listrik tahun sebelumnya. Perancangan Fusena Evo.2 telah disusun sejak bulan Mei lalu. "Tetapi, untuk pengerjaannya, kita baru mulai bulan Juli lalu," ujar Darma Aji, salah satu anggota tim KMLI PNM. Kerja keras beberapa bulan tersebut menghasilkan buah manis lantaran adanya kenaikan pada peringkat ML milik PNM yaitu peringkat ke-9 dari 26 peserta dengan total 41 poin. Tim KMLI PNM yang beranggotakan sebelas orang tersebut berasal dari gabungan Prodi (Program Studi) dan tingkat semester. Mulai dari Prodi Teknik Komputer Kontrol, Teknik Mesin Otomotif, dan Teknik Listrik. "Dari yang semester 5 jumlahnya ada 4 orang, sedangkan 7 orangnya dari semester 3," sambung lelaki yang akrab disapa Aji ini. 20191116214937_IMG_2970.JPG_resize_96_compress80 Kategori pemenang dalam KMLI digolongkan menjadi beberapa kriteria yakni, Daya Tanjak, Percepatan, Slalom, Pengereman, dan Parkir. Tak hanya itu, gelar kejuaraan juga dibagi dalam 6 jenis yaitu, tim terbaik, driver terbaik, mobil terbaik, rancangan terbaik, serta presentasi dan poster terbaik. Menurut klasifikasi perlombaan diatas, berdasarkan perhitungan tim lain, PNM berhasil meraih posisi ke-4 untuk kategori Daya Tanjak dan posisi ke-4 dalam kategori Percepatan. Juga, kali ini PNM berhasil membawa pulang gelar driver terbaik. Meski berhasil pulang dengan kemenangan dan hasil memuaskan, menurut mahasiswa yang tengah duduk di semester 5 tersebut, KMLI tahun ini dianggap tidak sportif. Sebab, keputusan dewan juri tahun ini mengecewakan dan merugikan peserta. "Tak hanya dari PNM, bahkan tim dari kota lain juga merasakan hal yang sama," terang Aji yang berasal dari Prodi Mesin Otomotif itu. Keputusan dewan juri yang membingungkan banyak pihak itu bukannya tak beralasan. Diduga dari pihak panitia penyelenggara tidak melakukan persiapan matang untuk acara tersebut, sehingga banyak kalangan yang mengajukan protes terhadap penilaian yang sudah ditetapkan oleh juri. Meskipun telah dikritik dari berbagai tim, namun titik terang belum didapat juga. "Kemarin itu kita nunggu dari jam 9 sampai jam 12 malam. Tapi, akhirnya ndak ada hasil juga. Malah jurinya udah pulang duluan," kenang Aji. Sebagai salah satu partisipan dari KMLI, Aji menyayangkan tindakan juri tersebut. Ia pun mengungkapkan bahwa alangkah baiknya jika panitia pelaksana regulasi atau panduan acara KMLI agar lebih diperketat lagi. "Jadi, walaupun kelak ada trouble dari salah satu tim, misalnya. Nanti tim tersebut tetap mengikuti peraturan berdasarkan regulasi yang sudah ada," ungkapnya. Tak lupa, Aji juga berpesan terutama bagi adik-adik tingkat kelak yang akan meneruskan KMLI pada tahun mendatang untuk tetap semangat dan jangan mudah puas. "Hasil yang kita peroleh tahun ini sudah bagus jika dibandingkan tahun lalu. Jadikan kekurangan tahun ini sebagai acuan untuk tahun depan dan tetaplah berkarya," pungkasnya. Penulis: Indah Ramadhani O. S.

IMG_2532_resize_77
IMG-20191121-WA0018
November 21, 2019 perspnm
Kompak PNM Rebut Juara 1, 2, 3 di ajang VSCO

Mahasiswa PNM Jurusan Komputerisasi Akuntansi (Kompak) meraih seluruh juara di ajang VSCO (Vokasi Accounting Competition) tingkat Jawa Timur. Juara satu yaitu Ririn Dian Puspitaningrum dan Erista Retno Anjaswuri. Juara dua yaitu Jujuk Widyawati dan Dyah Maudi Nur N.S, serta juara tiga yaitu Siska Cahyaningrum dan Sariyatul Mukarommah. “Perasaan saya senang sekali mendapat juara 2. Apalagi yang menjadi juara 1, 2, dan 3 adalah perwakilan dari Politeknik Negeri Madiun semua. Kebanggaan tersendiri bagi saya dan teman-teman bisa membawa nama baik PNM”, ungkap Jeje, sapaan akrab Jujuk Widyawati. VSCO merupakan olimpiade di bidang Akuntansi tingkat Jawa Timur yang diadakan di Universitas Trunojoyo Madura. Lomba ini diawali dengan tes secara online untuk memilih 10 peserta terbaik. Setelah lolos tes online, Jeje dan teman-temannya masuk ke semifinal dan menghadiri technical meeting pada hari Jumat, 15 November 2019. Setelah itu, masuk ke babak final yang hanya menyisihkan 6 peserta. Pada tahap final terdiri dari 2 babak yaitu mass answer dan fast right. Nilai mass answer dan fast right ini diakumulasikan untuk pengumuman babak penentuan yaitu juara 1, 2, dan 3. Ada pengalaman yang menegangkan bagi Jeje pada babak penentuan, yaitu saat dirinya memiliki nilai yang sama dengan peserta lain. Dirinya harus melewati sebuah tes lagi. Walaupun awalnya tertinggal skor, namun pada akhirnya dirinya mendapatkan skor lebih tinggi dan lolos ke babak penentuan."Sarannya itu untuk ngerjain soal-soal harus selalu fokus pada soal dan cepat. Karena untuk mengerjakan soal-soal tentang siklus akuntansi biasanya diberi waktu 6 jam, tapi saat lomba hanya 90 menit saja”, tutup Jeje. Putri Wulan S.