Our Services

Latest Blog Posts

Capture
May 23, 2019 perspnm
Pelantikan Pengurus Organisasi Kemahasiswaan

IMG-20190523-WA0001 Pelantikan Pengurus Organisasi Kemahasiswaan Politeknik Negeri Madiun (Ormawa PNM) yang diselenggarakan pada tanggal 22 Mei 2019 pada pukul 09.30 WIB bertempat di Auditorium Gedung Budi Tjahyono kampus I Jl. Serayu. Acara ini dipimpin oleh Prasetyo Yekti Utomo, S.E., M.M. selaku Wakil Direktur III dan dihadiri oleh pembina, ketua dan saksi dari masing-masing ormawa serta seluruh anggota BEM-KM PNM dan DPM-KM PNM. Rangkaian acaranya antara lain: pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dari Wadir III, penyerahan SK (Surat Keputusan), ikrar dari ketua ormawa, dan pembacaan doa.

Acara yang diselenggarakan setiap tahun ini menjadi acara yang wajib dilaksanakan guna melantik ketua ormawa serta penyerahan SK secara resmi. Ada 29 ormawa yang mengikuti acara pelantikan ini mulai dari BEM-KM PNM, DPM-KM PNM, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), HIMA, serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Menjadi pengurus organisasi kemahasiswaan di tengah masa studi merupakan suatu hal yang istimewa. Karena pada situasi ini dituntut untuk membagi waktu antara organisasi dengan studi yang mereka tempuh. Berbagai jadwal yang berbenturan terkadang membuat dilema. Nah, disini kita harus pandai mengatur skala prioritas. Jangan sampai dengan ikut organisasi, tugas-tugas kuliah menjadi terbengkalai. Terkadang, jika sudah berkecimpung di organisasi, mahasiswa sering lupa akan kewajibannya.

IMG-20190523-WA0000

Seperti kata Wakil Direktur III disela-sela sambutannya, “Kewajiban utama kalian sebagai mahasiswa yaitu kuliah, organisasi hanya sebagai pelengkap. Namun organisasi juga dapat kalian jadikan sebagai ajang belajar terjun di dunia kerja.” Sebagai contoh, para pengurus organisasi biasanya memiliki beberapa keunggulan dibanding yang pasif dalam kegiatan kemahasiswaan. Biasanya mereka yang aktif dalam organisasi memiliki kemampuan public speaking yang lebih mumpuni dan jiwakepemimpinannya lebih menonjol.

Saat ditanya mengenai kendala dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Ridho Adkha Alviawan, A.Md. selaku ketua pelaksana Pelantikan Organisasi Kemahasiswaan dan juga admin dari Wakil Direktur III menyebutkan, “Kendalanya mungkin dari pelaksanaannya terpaksa dilaksanakan pada Bulan Ramadhan karena anggaran tahun ini tidak turun. Selain itu, acara yang seharusnya dipimpin oleh Direktur PNM terpaksa diganti oleh Wakil Direktur III karena Bapak Muhammad Fajar Subkhan berhalangan hadir. Memang untuk acara seperti itu mahasiswa harus siap karena memang sudah hal biasa. Kita harus paham dan menyesuaikan jadwal beliau.”

“Harapan saya semoga pengurus organisasi kemahasiswaan lebih aktif lagi. Jangan hanya mengandalkan BEM atau DPM. Misalnya lebih aktif dalam mencari info mengenai berbagai lomba yang dapat membawa nama baik PNM. Pesan dari saya, jika ada ormawa yang ingin mendelegasikan anggotanya untuk mengikuti lomba, koordinasikan terlebih dahulu dengan bidang kemahasiswaan, jangan langsung naik ke atasan.” ujarnya saat ditanya mengenai harapan untuk pengurus ormawa periode 2019/2020 seusai acara.

May 20, 2019 perspnm
Mitigasi Kebakaran dan Buka Puasa Bersama Cakra Manggala

Pelatihan penaggulangan bencana kebakaran dan buka puasa bersama oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pecinta Alam Cakra Manggala Politeknik Negeri Madiun angkatan tujuh diselenggarakan pada tanggal 19 Mei 2019 pukul 14.30 bertempat di Hall Gedung Administrasi Bisnis Kampus II Politeknik Negeri Madiun. Adapun pematerinya berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Madiun, Toni Prasetyaw. Acara ini terbuka untuk anggota UKM Pecinta Alam Cakra Manggala, karyawan PNM, dan juga umum. Kegiatan yang dilaksanakan diantaranya: penyampaian materi oleh BPBD Kab. Madiun, praktik kebakaran gedung dan lahanserta buka puasa bersama. Tujuan diadakannya acara ini adalah agar masyarakat khususnya warga PNM mengetahui bagaimana menghadapi kebakaran serta penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan). Pelatihan penaggulangan bencana kebakaran oleh UKM Pecinta Alam Cakra Manggala merupakan kegiatan yang pertama kali dilaksanakan oleh angkatan ke-7. Setiap tahunnya UKM Pecinta Alam Cakra Manggala mengadakan kegiatan yang berbeda-beda, “kalau Cakra Manggala itu selalu ada peninjauan kembali. Jadi kalau kemarin angakatan 5 itu reboisasi. Jadi setiap tahunnya reboisasi. Kalau angkatan 6 ada world rescue, pelatihan kebakaran ini tahun depan ada lagi. Jadi perperiode itu beda lagi” ujar ketua pelaksana Hanif Zuniar Haq kelas 2D Administrasi Bisnis . Adapun kendala yang dihadapi dalam kegiatan ini adalah koordinasi antara panitia, kerjasama dengan BPBD Kab. Madiun, dan penggalangan dana terkait kegiatan. Untuk penyebaran informasi dari kegiatan ini dari pihak panitia melakukan broadcast di sosial media. Untuk pendanaannya diperoleh dari alumni Cakra Manggala, iuran panitia dan dari peserta eksternal. Hanif sendiri ia mengajak teman-teman Cakra Manggala untuk ikut berpartisipasi demi kelancaran kegiatan angkatan mereka. Praktik kegiatan lapangan yang dipimpin oleh petugas BPBD Kab. Madiun melibatkan peserta untuk melakukan uji coba alat. Peserta diajarkan cara memadamkan api dengan APAR, memakai perlengkapan keselamatan, dan menggunakan karung goni yang dibasahi dengan air. Selain itu peserta juga diajarkan memadamkan api untuk kebakaran lahan. Setelah kegiatan praktik lapangan selesai dilanjut sholat magrib berjamaah dan buka puasa bersama. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan peserta dapat menggunakan dan mempraktikkanya dikehidupan sehari-hari jika ada bencana kebakaran di sekitar mereka, “semoga diterapkan di kehidupan sehari-hari soalnya kebanyakan orang kalau llihat ya lihat aja kalau denger ya denger aja tidak dimaknain. Semoga dapat ditularkan ke orang yang belum tahu,” ujar Hanif Zuniar Haq.

IMG-20190507-WA0002
May 7, 2019 perspnm
Politeknik Negeri Madiun Sukses Menyabet Dua Kejuaraan NPEO Tahun 2019

Madiun – Politeknik Negeri Madiun baru saja bersukacita atas kejuaraan NPEO (Nasional Polythecnic English Olympic) 2019. Ya, kali ini Politeknik Negeri Madiun berhasil membawa pulang dua medali yaitu juara 2 Newscasting kategori Novice yang diraih oleh Afra Mukhsana Aina Feby dan juara 1 Storytelling kategori Novice oleh Dhina Cantya Danastri. Acara NPEO merupakan kompetisi tahunan yang tahun ini diselenggarakan di Politeknik Negeri Bali mulai tanggal 28 April sampai tanggal 03 Mei 2019. Acara berlangsung selama tiga hari dengan jumlah peserta 246 orang. Dimulai dengan Technical Meeting (TM) pada hari pertama kemudian disusul pembukaan yang dimulai dengan pemukulan gong oleh Ketua Badan Koordinasi Mahasiswa (BAKORMA) pada hari selanjutnya. Setelah itu dilanjut dengan lomba sesuai dengan kategori perlombaan masing-masing. IMG-20190507-WA0003IMG-20190507-WA0001 Tidak hanya berlomba, namun perwakilan-perwakilan mahasiswa dari Politeknik Negeri Madiun ini juga mendapat kesempatan untuk berwisata di beberapa tempat terkenal di Bali diantaranya yaitu di Nusa Dua, Krisna, Garuda Wisnu Kencana, dan Pantai Kedonganan. Pengalaman seru yang terngiang selama di Bali menurut Afra yaitu saat pembukaan acara tari terjadi kesurupan dari salah satu penonton dan penarinya. Pengalaman lain, Dhina Cantya kerap disapa Dhincan ketika dirinya meraih juara 1 dalam kompetisi karena dia baru pertama kali mengikuti NPEO. “Nggak pernah bayangin sih, nggak pernah sama sekali. Itu aja waktu pengumuman juara kan kembali ke hotel dulu, terus tuh dalam hati bilang kayak begini: alah nggak usah bawa almamater ya, ngapain orang nggak menang juga. Jadi akhirnya aku nggak bawa almamater dan aku maju makanya nggak pake almamater. Kan soalnya nggak nyangka dan kaget aja gitu waktu namanya diumumin. And there’s my name in power point. I’m so excited, bersyukur banget sih ya,” ujar Dhina Cantya. Harapan Afra untuk adik-adik semester selanjutnya jangan mudah putus asa dalam belajar hal baru dan seringlah memotivasi diri sendiri. Sedangkan harapan sekaligus masukan dari Dhina Cantya yaitu untuk wakil-wakil NPEO selanjutnya khususnya story telling selalu cari warnamu sendiri distory tellingmu. Karena yang membuat cerita lebih asyik itu adalah cara kita menyampaikan dengan keunikan kita. Kesan yang didapat oleh Afra setelah dua kali mengikuti NPEO yaitu banyak belajar budaya baru dari berbagai daerah, mengenal banyak teman dari luar kota, bisa jalan-jalan gratis dan menyenangkan. Kesan bagi Dhina Cantya selama mengikuti NPEO adalah dirinya merasa senang melihat setiap penampilan story telling, karena dia merasa benar-benar bisa masuk kedalam cerita sehingga bisa membawa cerita yang memiliki karakteristik yang bermacam-macam. Indah dan Ria Sari

IMG-20190504-WA0005
May 4, 2019 perspnm
Merayakan Hari Pendidikan

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) merupakan hari yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hajar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan di Indonesia sekaligus pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa, diperingati pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya (Wikipedia). Biasanya para pelajar memperingati Hari Pendidikan Nasional dengan melaksanakan upacara. IMG-20190504-WA0001 Sama halnya dengan Politeknik Negeri Madiun (PNM) yang juga melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional pada Kamis, 2 Mei 2019 di kampus 2 PNM. Upacara Hari Pendidikan Nasional sudah dilakukan dua kali oleh PNM, namun yang membedakan upacara tahun ini dengan tahun lalu adalah peserta upacara yaitu mahasiswa semester 2 dan semester 4 yang mendapat beasiswa Bidik Misi. Hal ini dikarenakan kurangnya tempat untuk upacara. Upacara Hari Pendidikan Nasional pada tahun 2019 mengambil tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan dengan Mewujudkan SDM Kompetitif, Inovatif dan Berkarakter”. Upacara dipimpin langsung oleh Direktur Utama PNM, Muhammad Fajar Subkhan, ST., MT. Walaupun acara molor sekitar 10 menit namun tetap berjalan dengan lancar dan khidmat. IMG-20190504-WA0002IMG-20190504-WA0000 Nabella Gressya Putri, mahasiswa Prodi Bahasa Inggris selaku pengawas petugas upacara mengungkapkan bahwa tidak ada kendala pada saat upacara berlangsung. “Kendalanya tidak ada waktu upacara berlangsung, namun kendala terjadi ketika latihan yaitu kurangnya partisipasi mahasiswa untuk menjadi petugas upacara,” ucapnya. Irma, Daniel, Indah Pranata, Nurdian

May 1, 2019 perspnm
PEKAN KEWIRAUSAHAAN

Pekan kewirausahaan merupakan salah satu acara yang diadakan oleh jurusan Komputer Akuntansi Politeknik Negeri Madiun. Acara pekan kewirausahaan baru diadakan pada tahun ini dan bertujuan untuk memberikan pembelajaran kepada mahasiswa-mahasiswi semester enam untuk berwirausaha. Dan diharapkan setelah lulus, mereka tidak hanya bekerja sebagai karyawan namun juga dapat berwirausaha dan membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain. Menjadi seorang wirausaha memang bukanlah hal yang mudah, namun sebagai mahasiswa harus mempunyai jiwa yang tangguh dan berani untuk menghadapi tantangan. Acara pekan kewirausahaan diadakan pada hari Selasa, tanggal 30 April 2019 yang diselenggarakan di Kampus 2 PNM. Acara ini dimulai pada pukul 08.30 WIB. Adapun kegiatan untuk memeriahkan acara ini, yaitu bazar makanan, lomba voli, lomba tarik tambang, dan pentas seni. Acara ini dihadiri oleh dosen, mahasiswa Kompak serta para undangan, mulai dari perwakilan anggota DPM, BEM, Hima, HMJ, dan beberapa UKM di Politeknik Negeri Madiun. Antusiasme mahasiswa pun cukup baik, hal ini tampak dari antusias mereka untuk mengikuti dan menonton perlombaan. Acara ini berlangsung meriah dan lancar. “Harapannya apabila tahun depan diadakan lagi semoga kegiatannya lebih baik dan lebih meriah dari tahun ini,” ucap Rintan Nur Hanifah, Ketua Pelaksana kegiatan Pekan Kewirausahaan.

IMG-20190501-WA0002
IMG-20190427-WA0094
April 27, 2019 perspnm
Kartini’s Day 2019

Raden Ajeng Kartini adalah salah satu pahlawan nasional Indonesia yang terkemuka dari Jawa. Beliau juga pelopor dalam bidang pendidikan untuk anak perempuan dan hak-hak perempuan Indonesia. Lahir pada tanggal 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah dan pada tanggal itu ditetapkan sebagai Hari Kartini. IMG-20190427-WA0095 Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis mengadakan acara Kartini’s Day pada hari Sabtu, tanggal 27 April 2019 yang diselenggarakan di Kampus 2 PNM, dengan tema “Kartini Berbudaya di Era Millennial”. Selain itu, acara ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa menghargai jasa para pahlawan agar kita tidak melupakan jasa-jasanya. Acara Kartini’s Day dimulai pada pukul 08.00 WIB. Adapun kegiatan-kegiatannya, yaitu lomba cerdas cermat, pentas seni, fashion show, dan make over. Acara ini juga dihadiri oleh mahasiswa Adbis dan para undangan, mulai dari Ketua Hima maupun Ketua HMJ. Antusiasme mahasiswa cukup baik, hal ini tampak dari dandanan mereka yang mengenakan kebaya seperti Kartini dan dengan dimodifikasi sedikit seiring dengan perkembangan zaman. Panitia mengaku mengalami kendala yaitu masalah waktu, namun beruntungnya acara ini dapat berlangsung dengan sukses. “Harapannya sebagai wanita yang hidup di era millennial, walaupun kita wanita, harus beradaptasi dalam keadaan tersebut. Tidak boleh terkekang atau terbatasi ruang gerak kita. Kita harus bisa membuktikan bahwa wanita juga bisa maju dengan berbagai prestasi yang dapat mengharumkan Kampus ini, bahkan nama Indonesia kedepannya,” ucap Titik Al Animah, Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis. Putri wulan