Our Services

Latest Blog Posts

August 21, 2019 perspnm
D’ FOGBENDER

D’ FOGBENDER Terinspirasi dari Film Avatar

IMG-20190821-WA0012

MADIUN - Diluar dugaan. Itulah reaksi yang dikemukakan oleh Aga Bagas Kalimantoro dan Dyan Eko Wahyu Priyatno setelah mereka berhasil meraih juara pertama di lomba inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Se-Kota Madiun, Jumat (16/8) lalu. Dua mahasiswa asal Politeknik Negeri Madiun ini sukses membawa nama almamater berkat alat ciptaan mereka yang diberi nama Smart MKOI D’FOGBENDER. “Awalnya sempat pesimis karena nama kita gak dipanggil. Tapi, ketika dengar kita dapat juara satu langsung rasanya seperti mau terbang,” ujar Dyan, mahasiswa prodi Teknik Komputer Kontrol itu.

Bermula dari pengajuan judul tugas akhir, ide pembuatan alat tersebut muncul dari usulan dosen mereka yakni Dirvi Eko Juliando Sudirman, S.Pd. M.T. “Kita diminta untuk melanjutkan penelitian tentang alat tersebut lalu dikembangkan,” sambung Aga. Mereka mencari nama yang tepat untuk alat pengukur kelembaban udara tersebut. Salah satu rekan mereka akhirnya menamai “FOGBENDER” yang terinspirasi dari film Avatar “The Last Air Bender”. “Bedanya alat kita ini mengeluarkan kabut sehingga kami beri nama D’ FOGBENDER,” papar Dyan. IMG-20190821-WA0011 D’FOGBENDER berguna untuk mengatur kelembaban suhu udara budidaya seperti budidaya jamur dan walet. Alat ini sebenarnya telah menjamur di pasaran. Namun yang membuat alat ini berbeda ialah, alat ini di-upgrade dengan menggunakan sistem kontrol otomatis, sensor wireless, serta sistem monitoring dan kontrol berbasis internet yang dapat diakses melalui smartphone. “Jadi para pembudidaya akan sangat terbantu dan tidak perlu bolak balik mengecek alat tersebut. Sebab kini bisa dipantau lewat android,” terang Aga. Selain karena tugas akhir, mereka juga hobi merakit alat. Namun, pengerjaan alat tersebut juga tak lepas dari berbagai kendala misalnya jadwal antar anggota yang berbenturan sehingga pekerjaan agak tertunda. Ditambah lagi, pengadaan kerangka mekaniknya sulit. Sebab mereka memesan alatnya dari Surabaya. “Itupun tiap-tiap komponennya dibawa terpisah. Ada yang pakai motor, ada pula yang dibawa dengan bis,” kenang Dyan. Proyek pembentukan alat tersebut memakan waktu sekitar lima bulan. Dua bulan dihabiskan untuk perancangan program sedangkan tiga bulan untuk pekerjaan serta pemasangan alat. Dengan diperolehnya kemenangan ini, mereka berharap teknologi masa kini tidak menyurutkan kreatifitas anak muda untuk terus berkarya. “Toh, teknologi ada untuk memudahkan bukan untuk menghambat potensi kita,” kata Aga. Begitu pula dengan Dyan, baginya teknologi seolah pedang bermata dua. Selalu punya sisi baik dan buruknya. “Tinggal kita yang selektif mau ke arah yang mana,” tukasnya. Oleh : Indah Ramadhani O.S

August 18, 2019 perspnm
PKKMB 2019 Hari Ke-6

Hari terakhir PKKMB PNM 2019 pada tanggal 17 Agustus 2019 di Kampus II Politeknik Negeri Madiun yang diikuti seluruh mahasiswa baru berlangsung dengan meriah. Berakhirnya masa PKKMB bagi mahasiswa baru menjadi salah satu hal yang dinantikan. Siti Nur Farika, salah satu mahasiswa baru Prodi Akuntansi mengatakan bahwa ia merasa senang karena telah berakhirnya masa-masa sulit. Bagi Siti, PKKMB ini sangat berkesan karena pada saat Diklatsar ia diajarkan tentang kedisiplinan. IMG-20190817-WA0015 Bertepatan dengan dilaksanakannya Upacara Kemerdekaan RI, pada hari ini juga mahasiswa baru mengikuti kegiatan Papermob yang merupakan serangkaian acara akhir. Papermob dilakukan di Lapangan Kampus II Politeknik Negeri Madiun. Papermob tahun ini bertemakan “NKRI HARGA MATI”. Tema ini mengandung makna memperingati HUT RI ke-74 dan juga penyambutan mahasiswa baru Politeknik Negeri Madiun. Didapat dari wawancara dengan Muhammad Alfian, selaku Koordinator Papermob mengungkapkan, kendala saat kegiatan persiapan papermob adalah kekurangan personil dari mahasiswa baru dalam pembentukan formasi papermob, sehingga panitia ikut serta mengisi kekosongan formasi. IMG-20190817-WA0031 IMG-20190817-WA0028 Selain papermob, juga terdapat Expo UKM yang ada di Politeknik Negeri Madiun. Tujuan dari Expo UKM ini adalah memberikan pandangan kepada mahasiswa baru agar mudah memilih UKM yang mereka inginkan. Setiap UKM diberi kesempatan untuk mempromosikan UKM nya kepada mahasiswa baru, seperti UKM Tari yang menampilkan tarian tradisional, UKM Cakra Manggala melakukan rappelling, UKM Musican menyanyikan lagu “Waktu Yang Salah”, dan sebagainya. Selain itu, juga disediakan stan UKM untuk mempermudah mahasiswa baru yang ingin mendaftar UKM. IMG-20190817-WA0033 Satria Prasetya, selaku Koordinator mengungkapkan, acara Expo UKM tahun ini hampir sama dengan tahun lalu, perbedaannya hanya terletak pada Sie Acara dan tempat dilaksanakannya Expo UKM. Selanjutnya, Satria juga menuturkan harapannya, “Semoga Expo UKM dapat diikuti semua UKM dan dinikmati oleh semua mahasisa baru,” ungkapnya.   Acara PKKMB ini ditutup dengan keakraban antara Kakak pendamping dan Dosen dengan Mahasiswa Baru yaitu menyanyi bersama, berjabat tangan, dan foto bersama. Dengan berakhirnya acara ini menjadi tanda berakhirnya PKKMB PNM 2019. Indah Pranata / Rima Wahyunita

IMG-20190817-WA0031
IMG-20190817-WA0021
August 17, 2019 perspnm
INDONESIA INDEPENDENCE DAY

IMG_20190817_070410_compress64 Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 dilaksanakan di Lapangan Kampus II Politeknik Negeri Madiun (PNM) dimulai pada pukul 06.50 WIB. Setiap tahun PNM mengadakan upacara peringatan HUT RI untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan RI. Upacara diikuti oleh Mahasiswa Baru PNM, Mahasiswa penerima Bidikmisi, dan seluruh jajaran Dosen, serta staff PNM. Seluruh peserta sangat antusias dalam mengikuti upacara kemerdekaan ini, sehingga upacara berlangsung dengan khidmat dan tertib. IMG-20190817-WA0007 HUT RI ke-74 ini mengusung tema “SDM Unggul, Indonesia Maju”, hal ini sesuai dengan program pemerintah yang fokus pada pendidikan, khususnya pendidikan vokasi. Politeknik Negeri Madiun merupakan salah satu perguruan tinggi vokasi yang harus siap berkontribusi mencetak SDM unggul di Indonesia. SDM dikatakan unggul jika input, process, dan output-nya sesuai standar. Input di PNM sudah cukup baik dibuktikan dengan banyaknya pendaftar kurang lebih 5.300 orang, sedangkan kuota yang diambil hanya 760 calon mahasiswa baru. Kriteria yang kedua adalah proses yang meliputi kurikulum, dosen pengajar, serta sarana dan prasarana yang ada di kampus. Banyak dosen PNM yang mengikuti retooling untuk mendapat keterampilan lanjutan yang selanjutnya keterampilan tersebut ditransfer ke mahasiswa. Selain itu, kurikulum PNM tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, yang semula Praktik Kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan 2 - 3 bulan menjadi 6 bulan dengan harapan mahasiswa lebih dekat dengan industri (dunia kerja). Seperti contoh Program Studi (Prodi) Perkeretaapian yang mulai masuk industri sejak semester III, sehingga mahasiswa yang lulus lebih siap bersaing di dunia kerja. IMG-20190817-WA0008 Berdasarkan Kemenristekdikti, PNM mendapat peringkat 20 dari 1128 Perguruan Tinggi Vokasi yang terdiri dari Politeknik, Akademi, dan Akademi Komunitas baik negeri maupun swasta. “Kabar tersebut sangat surprise mengingat PNM merupakan Politeknik Negeri yang belum lama berdiri dan harapan saya ke depan mahasiswa di sini mendukung apa yang sudah diprogramkan dan harus siap menjadi mahasiswa Politeknik yang berbeda dari kampus lain, karena menjadi mahasiswa Politeknik itu tidak mudah perlu kerja keras untuk menciptakan SDM yang unggul,” ujar Muhammad Fajar Subkhan, S.T., M.T., selaku Direktur PNM. Oleh : Cynthia CA & Ratriana

August 17, 2019 perspnm
PKKMB 2019 Hari Ke-5

PKKMB 2019 Hari Ke-5

Kampus II Politeknik Negeri Madiun sebagai tempat dilaksanakannya PKKMB pada hari Jumat, 16 Agustus 2019. Apel pagi yang dimulai pada pukul 07.00 WIB menjadi acara pembuka untuk masa pengenalan kehidupan kampus hari ke-5. Kegiatan yang dilakukan antara lain pengenalan Himpunan Mahasiswa Jurusan yaitu Teknik, Akuntansi, dan Administrasi Bisnis serta pengenalan Hima Prodi dengan menyampaikan profil masing-masing kepada mahasiswa baru.IMG-20190817-WA0003Setelah istirahat, salat, dan makan siang pada pukul 13.00 WIB seluruh peserta PKKMB 2019 dikumpulkan di Aula Gedung Administrasi Bisnis untuk mendapatkan materi safety riding dari Polresta Kota Madiun. Materi yang disampaikan adalah tips mengemudi, helm SNI, faktor yang menyebabkan kecelakaan, dan lain-lain. Hymne dan Mars PNM disampaikan oleh UKM Paduan Suara yang dipimpin oleh Ibu Triana Prihatinta, S.Sos., M.M. kemudian para mahasiswa baru bergabung dan menunjukkan suara mereka. Tepat setelah penyampaian Hymne dan Mars, Ibu Dosen yang memiliki paras cantik tersebut juga merekomendasikan UKM Paduan Suara agar diikuti para mahasiswa baru. Sebelum waktu Asar, anggota DPM dan BEM memperkenalkan diri beserta status keanggotaan mereka di hadapan para mahasiswa baru dan menyampaikan cara menjadi salah satu bagian DPM maupun BEM. IMG-20190817-WA0004Sekitar pukul 16.00 WIB para peserta PKKMB menyanyikan lagu "Darah Juang" untuk membangkitkan semangat bagi mahasiswa baru. Lagu tersebut juga sebagai penutup dan penanda berakhirnya kegiatan PKKMB pada hari ini.

August 15, 2019 perspnm
Diklatsar dan PKKMB 2019 Hari Ke-4

Kamis, 15 Agustus 2019 merupakan hari terakhir mahasiswa baru Politeknik Negeri Madiun berada di Paskhas Lanud Iswahjudi. Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) selama empat hari tiga malam merupakan rangkaian kegiatan masa Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang dilangsungkan selama 6 hari. Pada hari terakhir di Paskhas para mahasiswa baru mengawali hari dengan mempersiapkan diri, mengemasi barang bawaan, membersihkan barak tempat mereka tinggal selama Diklatsar, dan sarapan. Pada pukul 05.45 WIB para mahasiswa baru secara bergiliran menuju kampus II Politeknik Negeri Madiun dengan menaiki armada angkut Pashkas. Dea Zahwa Ade Mirela, salah satu peserta Diklatsar dan PKKMB 2019 mengatakan, “Pelajaran yang saya dapat pada saat kegiatan Diklatsar di Paskhas, saya menjadi disiplin waktu, menghargai waktu, dan bisa mandiri. Hal yang paling menarik bagi saya adalah waktu pentas seni karena mahasiswa bisa bersatu padu untuk menampilkan masing-masing bakat. Pada malam keakraban para mahasiswa baru bisa membangun keakraban dan kami bisa lebih mawas diri. Di sana saya dapat membentuk mental yang lebih kuat". IMG-20190815-WA0015IMG-20190815-WA0012 Setelah sampai di kampus II Politeknik Negeri Madiun, para mahasiswa baru dikumpulkan di Aula Gedung Administrasi Bisnis. Di sana mahasiswa baru mendapat penjelasan materi mengenai Sistem Pendidikan Politeknik dan Politeknik Negeri Madiun yang disampaikan oleh Wakil Direktur l PNM, Bapak Yosi Afandi, S.Sos, M.AB. Selanjutnya materi mengenai Organisasi Kemahasiswaan yang disampaikan oleh Wakil Direktur lll, Bapak Prasetyo Yekti Utomo, S.E., M.M. Beliau mengatakan bahwa kemampuan akademik harus diimbangi dengan kemampuan softskill. Kemampuan ini tidak diajarkan pada mata kuliah tertentu, tapi diajarkan dalam Organisasi Kemahasiswaan (ORMAWA). Kemampuan softskill meliputi, kemampuan bekerjasama dengan orang lain dan kemampuan berkomunikasi. Materi lainnya yang disampaikan adalah UPT Perpustakaan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M), UPT TI, dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Kegiatan berakhir pada pukul 15.35 WIB dengan mahasiswa baru melaksanakan apel sore. Nathania, Nurdian, Eva Nardya, Farida

IMG-20190815-WA0016
IMG_3332_compress71
August 15, 2019 perspnm
Kemeriahan Malam Terakhir di Paskhas

Serangkaian kegiatan Diklatsar yang berlangsung selama tiga hari di Paskhas Lanud Iswahyudi tak terasa telah usai. Kegiatan ini diakhiri dengan acara malam keakraban (makrab) yang bertempat di lapangan Yonko pada hari rabu malam (15/08/2019). IMG_20190814_194343_compress67 Acara dimulai pada pukul 19.30 WIB dengan penampilan pentas seni dari setiap kompi. Penampilan pertama dari kompi empat yang mempersembahkan kesenian daerah berupa pencak silat ditambah dengan penampilan flasmob yang memeriahkan suasana. Penampilan kedua dari kompi satu yang luar biasa hebat dengan drama musikalisasi anoman obong. Penampilan ketiga dari kompi tiga juga membawakan anoman obong dengan kesan yang berbeda dari kekompakan gerakan yang mereka tampilkan. Dan penampilan terakhir yang tak kalah menarik yaitu dari kompi dua yang menampilkan pagelaran Stand Up yang sangat menghibur. Peserta Diklatsar sangat antusias mengikuti acara ini. IMG_20190814_201632_compress11 Tak hanya usai disitu, acara semakin meriah dengan penampilan dari orkestra Navyla production dan salah satu peserta diklatsar yang menyumbangkan sebuah lagu. Tak hanya para peserta, para panitia, dosen, dan pelatih diklatsarpun ikut berbaur memeriahkan acara ini. P_20190814_230732_compress10

Read More